Demam Citayam Fashion Week di Kota Raha, Akan Ada Pameran Koleksi Tenun Khas Lokal

Muna – Fenomena Citayam Fashion Week (CFW) atau street fashion yang dihelat di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat telah merambah hingga ke Sulawesi Tenggara (Sultra). Setelah Kabupaten Wakatobi mengadakan CFW, kini giliran Kota Raha, Kabupaten Muna, Sultra.
Rencananya anak muda Raha melalui Dteras Entertainment berkolaborasi dengan Kreatif Milenial Raha akan mengadakan pagelaran busana bertajuk “Raha Fesyen Wik” di Area By-pass Kota Raha, 6 – 7 Agustus 2022 mendatang.
Owner Dteras Entertainment, Jumryani Malangi mengatakan, jauh sebelum fenomena CFW pihaknya telah berencana untuk mengadakan kegiatan seperti ini, namun belum bisa terlaksana karena satu dan lain hal.
“Sebenarnya saya sudah punya niat untuk buat kuliner festival yang dirangkaikan dengan fashion show begitu, hanya hal itu belum bisa terwujud, dengan viralnya CFW saya semakin bersemangat untuk mewujudkan niat saya itu,” katanya kepada Kendariinfo, Selasa (2/8/2022).
Nantinya street fashion dalam acara “Raha Fesyen Wik” ini akan dimeriahkan oleh anak muda Kota Raha dengan berbagai outfit serta turut dihadiri oleh para perancang busana setempat.
“Kami berusaha agar kegiatan ini tidak hanya ikut trend semata, nantinya para desainer yang hadir bakal memamerkan koleksi mereka seperti tenunan modifikasi dengan kearifan khas lokal,” tambahnya.
Sadar akan pro dan kontra tentang CWF karena membuat kemacetan di jalanan, Jumryani menuturkan, pihaknya telah melakukan antisipasi dengan mengurus izin keramaian kepada pihak berwenang dan tidak menggunakan badan jalan yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas.
“Kami mengambil area yang terbilang tidak ramai, jadi harapannya tidak akan mengganggu pengguna jalan,” tuturnya.
Selain street fashion, nantinya acara itu akan dimeriahkan dengan dance performance dan live music. Kini jumlah pendaftar yang akan ikut serta dalam kegiatan tersebut yaitu, sebanyak 40 pendaftar.
“Acaranya bebas, siapa pun bisa ikut pakai outfit apapun, saya kasih mereka kesempatan bebas berekspresi sesuai dengan keahliannya masing dalam padu padan outfit,” pungkasnya.
Jadi Tren, Fenomena Citayam Fashion Week Diadaptasi di Wakatobi





