Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Muna

Diduga Depresi Digugat Cerai, Ibu di Muna Gantung Diri

Diduga Depresi Digugat Cerai, Ibu di Muna Gantung Diri
Ilustrasi gantung diri. Foto: Istimewa.

Muna – Seorang ibu muda berinisial WL (19) di Kecamatan Pasir Putih, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri karena diduga depresi digugat cerai oleh suaminya, Rabu (6/10/2021).

Kapolsek Pure, AKP Jantje Tumengkol dalam keterangan persnya mengatakan korban pertama ditemukan oleh ayahnya saat hendak pergi melaut.

“Sekitar pukul 04.30 ayah korban yang tidur di depan TV di ruang keluarga bersama cucunya (anak korban) terbangun, hendak pergi melaut. Namun sebelum berangkat, ia berniat memindahkan cucunya ke kamar. Memanggil-manggil korban untuk membantunya memindahkan cucunya ke dalam kamar,” katanya.

Ilustrasi tali
Ilustrasi tali. Foto: Istimewa.

Tidak ada sautan dari korban, saksi kemudian membuka pintu kamar yang hanya dihalangi oleh gorden. Dia mendapat anaknya itu berdiri menghadap dinding. Setelah diperhatikan, rupanya badan korban dalam kondisi tergantung, kedua kaki tidak menyentuh lantai. Dengan cepat sang ayah lari ke dapur untuk mengambil pisau dan langsung memotong tali yang menjerat leher korban.

“Dari hasil pemeriksaan petugas medis sekitar pukul 09.00 WITA, tidak ditemukan adanya tanda-tanda perlawanan kekerasan fisik pada tubuh korban. Kondisi kesan gizi baik, hanya didapatkan tanda mati lemas, sebab kematian tali yang menjerat leher yang menekan saluran pernapasan. Waktu kematian 8 – 12 jam sebelum pemeriksaan,” jelasnya.

Kanit Reskrim Polsek Pure, Aipda Fendit Agung Permana mengungkapkan, sebelum mengakhiri hidupnya, korban sempat mengirim pesan WhatsApp ke temannya bahwa akan mengakhiri hidupnya karena telah lama pisah dengan suami.

Baca Juga:  Pemuda Buton dan Baubau Lolos Audisi Dangdut Academy 5 Indosiar

“Pihak keluarga telah membuat pernyataan penolakan autopsi serta menerima atas kejadian tersebut sebagai gantung diri. Untuk jenazah kita kembalikan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” pungkasnya.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten