Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Bisnis

Diduga Jual Pertalite Berkedok Pertamax, Polisi Segel SPBU di Butur

Diduga Jual Pertalite Berkedok Pertamax, Polisi Segel SPBU di Butur
SPBU swasta atau DODO yang disegel polisi di Kecamatan Kulisusu, Kabupaten Butur. Foto: Istimewa.

Buton Utara – Sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kecamatan Kulisusu, Kabupaten Buton Utara (Butur), Sulawesi Tenggara (Sultra) disegel polisi, Rabu (9/11/2022).

SPBU swasta atau Dealer Owner Dealer Operate (DODO) itu disegel karena diduga menjual bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite berkedok Pertamax.

Hal itu dikatakan oleh Kasat Intel Polres Butur, AKP La Ondo kepada awak media. Ia menyebut, pihaknya sementara piket tiba-tiba ada info dari masyarakat yang melakukan pengisian BBM jenis Pertamax, tetapi berisikan Pertalite.

Video viral yang diduga menjual Pertalite berkedok Pertamax di Buton Utara.
Video viral yang diduga menjual Pertalite berkedok Pertamax di Buton Utara. Foto: Istimewa.

“Kami ada piket intel tiba-tiba anggota menelepon dia sampaikan ada SPBU di Keraton bahwa ada masyarakat yang mengisi Pertamax ternyata isinya Pertalite,” ujar AKP La Ondo.

Setelah mendapat laporan tersebut, pihaknya langsung bergegas menuju SPBU yang disebutkan untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

“Setelah kami cek, ternyata benar isinya itu Pertalite kami lihat secara kasat mata,” lanjutnya.

Polisi berpangkat tiga balok emas itu mengungkapkan, pihaknya belum bisa menentukan siapa yang salah dan benar dalam kasus tersebut.

“Kami juga tidak bisa salahkan ini pemilik SPBU karena alasannya juga dia dibawakan dari depot. Jadi kami crosscheck dulu mana yang benar ini,” jelasnya.

Meski begitu, La Ondo juga tidak bisa tinggal diam dengan aduan masyarakat. Sebab, para masyarakat juga mengeluh terkait dengan stok Pertalite yang sudah habis pukul 10.00 WITA.

Baca Juga:  Tangis Siswi SDN di Muna Viral, Nyaris Diculik Namun Nekat Lompat dari Motor Pelaku

“Tapi masalah ini sudah lama masyarakat mengeluh, karena setiap hari Pertalite sudah tidak ada jam 10 pagi, hanya Pertamax terus yang ada,” bebernya.

Untuk itu, ia mengambil langkah untuk menyegel terlebih dahulu SPBU tersebut dan memanggil para saksi (pegawai SPBU) untuk dimintai keterangannya.

“Kami sudah melakukan penyegelan, malam ini kita mintai keterangan kepada saksi-saksi termasuk yang petugas nozel diambil keteranganya, kenapa dia lari saat diminta isi. Jadi, masyarakat curiga bahwa ini bukan Pertamax,” pungkasnya.

Viral! SPBU di Butur Diduga Jual Pertalite Berkedok Pertamax

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten