DPRD Sultra: Anggaran Rp50 M per Tahun Tak Cukup untuk Perbaikan Jalan Butur

Buton Utara – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara (Sultra), Abdul Salam Sahadia, menilai alokasi anggaran senilai Rp50 miliar tak cukup untuk memperbaiki jalan rusak di Kabupaten Buton Utara (Butur). Uang Rp50 miliar yang dimaksud adalah pemberian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Butur untuk pembenahan jalan dan jembatan.
“Pemprov Sultra tidak boleh main-main dengan jalanan yang ada di Butur, karena memang membutuhkan perhatian serius,” kata Salam, Kamis (14/7/2022).
Dia mengungkapkan, jalan rusak telah menjadi masalah utama di Butur sejak lama. Selain itu, jalan rusak semakin panjang dan membutuhkan penanganan serius dari pemerintah. Dengan begitu, anggaran yang dialokasikan untuk perbaikan jalan rusak seharusnya jauh lebih besar.
“Kami berharap, 2023 ini jauh lebih besar anggarannya. Kalau hanya sekadar Rp50 miliar itu tidak bisa memenuhi jalanan yang rusak di Buton Utara, karena sudah bertambah panjang,” ungkapnya.
Salam menjelaskan, jalan rusak terjadi di beberapa tempat dengan panjang bervariasi, mulai 100 sampai 200 meter. Bahkan jalan yang diaspal pada 2020 lalu telah mengalami kerusakan akibat struktur dasar tanah tidak stabil. Belum lagi hujan yang turun dalam beberapa waktu terakhir semakin memperparah akses jalan.
“Jadi jalan rusak itu sudah dari 40 tahun lalu. Jalan rusak itu tidak jauh, hanya terbagi di beberapa tempat. Ada spot-spotnya. Struktur tanah Maligano – Ronta itu, struktur tanah hidup. Memang harus membutuhkan penanganan serius dan spesifik,” jelasnya.
Pemberian uang Rp50 miliar sebelumnya disampaikan oleh Gubernur Ali Mazi pada perayaan HUT ke-17 Butur di Lapangan Lapangan Islamic Center Desa Linsowu, Kecamatan Kulisusu, Jumat (1/7) malam. Ali Mazi mengatakan, uang tersebut diperuntukan untuk perbaikan jalan dan jembatan.
“Tahun depan jalan provinsi di Buton Utara mendapatkan alokasi pembenahan jalan provinsi dengan jumlah yang sama, karena jalan provinsi ini yang nikmati masyarakat Buton Utara,” kata Ali Mazi.





