DPW PKS Sultra Buka Pendaftaran Caleg: Target 9 Kursi Provinsi, 69 Kota, 1 RI

Kendari – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulawesi Tenggara (Sultra) membuka kesempatan untuk masyarakat yang ingin mendaftar menjadi bakal calon anggota legislatif (bacaleg) baik tingkat kabupaten/kota, provinsi, maupun (Republik Indonesia) RI.
Hal itu ditandai dengan peluncuran pencalegan dini dan workshop pemenangan Pemilu DPW PKS Sultra, yang digelar di salah satu hotel di Kota Kendari, Minggu (19/12/2021).
Ketua DPW PKS Sultra, Yaudu Salam Ajo (YSA) mengatakan, target PKS Sultra merujuk dari target standar yang diberikan oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS.

“Kalau untuk target standar dari pusat itu, 1 kursi untuk DPR RI, 69 kabupaten/kota, dan 9 kursi untuk Provinsi Sultra,” katanya.
Untuk itu, dalam menciptakan bacaleg yang berkualitas nantinya, PKS Sultra akan memberikan pendidikan politik terhadap bakal calon yang mendaftarkan dirinya.
“PKS akan melaksanakan pendidikan politik untuk menciptakan bacaleg yang berkualitas. Pendidikan politik akan dilakukan selama proses menunggu waktu Pilcaleg 2024. Ini memang jadi target dari PKS, makanya kita lakukan lebih awal,” katanya.
Selain itu, YSA mengungkapkan, pendaftaran Bacaleg PKS dibuka lebih awal, pasalnya berdasarkan pengalaman Pilcaleg sebelumnya, selalu dilakukan dengan mendadak sehingga peluang masyarakat untuk berpartisipasi maju Pilcaleg menjadi kecil.
“Jadi kita membuka kesempatan seluas-luasnya untuk masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam Pilcaleg. Masa pendaftaran dan pengambilan formulir Bacaleg 2024, dimulai 19 Desember 2021 hingga 19 Januari 2024,” ujarnya.
Dia menyebut, pendaftaran umum yang dikeluarkan oleh PKS yakni, berusia minimal 21 tahun, bersedia mengisi formulir Bacaleg PKS 2024, pendidikan minimal SMA atau sederajat.

“Formulir Bacaleg DPRD kabupaten/kota dapat diambil langsung di Kantor DPD masing-masing, sedangkan untuk provinsi dan pusat diambil di kantor DPW PKS Sultra, di Jalan Taman Suropati, Kelurahan Mandonga, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari,” pungkasnya.





