Drainase Buntu Jadi Pemicu Banjir, BWS dan Pemkot Kendari Targetkan Normalisasi Tuntas Juni 2026
Kendari – Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV Kendari bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari menargetkan penataan serta normalisasi jaringan drainase di Kota Kendari rampung pada Juni 2026 guna menekan banjir di sejumlah titik.
Kepala BWS Sulawesi IV Kendari, Muhammad Harliansyah, mengatakan banjir yang terjadi di Kota Kendari tidak hanya dipicu luapan Sungai Wanggu, tetapi juga disebabkan buruknya konektivitas saluran drainase dan sistem sungai di wilayah perkotaan.
“Air itu harus diberi jalan, tetapi ada saluran yang sempit sehingga air meluap, bahkan ada juga yang buntu karena tidak terhubung dengan saluran lainnya,” kata Muhammad Harliansyah saat diwawancarai awak media, Rabu (20/5/2026).
Menurutnya, penanganan banjir kini dilakukan melalui kolaborasi antara BWS Sulawesi IV Kendari dengan Pemkot Kendari dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui penataan jaringan drainase dan pembangunan konektivitas antar saluran air.
Ia menjelaskan, sejumlah drainase yang sebelumnya tidak tersambung kini mulai dihubungkan agar aliran air dapat mengalir menuju sungai utama dan tidak lagi menggenangi permukiman maupun jalan raya.
Salah satu penanganan dilakukan di kawasan sepanjang Jalan Laode Hadi, Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wuawua. Saluran yang sebelumnya terputus kini diarahkan terhubung ke Sungai Bonggoeya sebagai jalur pembuangan air.
“Aliran air kita coba konsentrasikan ke Sungai Bonggoeya. Itu salah satu cara untuk mengendalikan banjir yang tersebar di beberapa titik di Kota Kendari,” ujarnya.
Selain itu, BWS juga melakukan normalisasi pada drainase dan box culvert yang mengalami penyempitan sehingga kapasitas aliran air berkurang saat hujan deras.
“Nah untuk penataan ini kami targetkan bisa selesai dalam satu bulan ini. Harapannya pada Juni 2026 semua saluran drainase sudah bisa saling terinterkoneksi,” jelasnya.
Sebagai bagian dari penanganan banjir, BWS Sulawesi IV Kendari juga telah melakukan normalisasi Sungai Korumba untuk mengurangi genangan yang kerap terjadi di kawasan Eks MTQ Kendari.
