Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Terkini

Dugaan Pembunuhan Berencana di Konawe, Ibu Korban: Sebelum Anakku Ditabrak Sempat Bertemu Orang

Dugaan Pembunuhan Berencana di Konawe, Ibu Korban: Sebelum Anakku Ditabrak Sempat Bertemu Orang
Samriatin, ibu korban saat ditemui di Polres Konawe. Foto: Al Pagala/Kendariinfo. (5/5/2023).

Konawe – Dugaan pembunuhan berencana di Kecamatan Pondidaha, Kabupaten Konawe pada 2022 lalu, perlahan mulai terungkap ke muka publik. Hal ini diakui ibu korban, Samriatin (45) saat menceritakan kejanggalan anaknya ditabrak lari hingga meninggal dunia.

Saat ditemui Kendariinfo, Samriatin menjelaskan bahwa sesaat sebelum tabrak lari pada tanggal 11 Juni 2022 sekira pukul 10.00 Wita, Juliansyah bersama adiknya Juni mendatangi rekannya berinisial D di balai yang terletak di Desa Wonua Mandara, Kecamatan Pondidaha, Kabupaten Konawe. Pertemuan itu karena D mengajak untuk berkelahi.

“Dia diajak berkelahi oleh D. Adiknya melihat ada rekan lainnya IN, AL, ALU, AR,” jelas Samriatin, Jumat (5/5/2023).

Setelah itu, Juni melihat Juliansyah mengambil posisi bersiap untuk berkelahi. Tetapi rekan korban IN menyuruh Juni untuk pulang ke rumah karena perkelahian dibatalkan.

“Tiba-tiba ada bapak-bapak beritahu ke Juni untuk tidak pulang. Kemudian IN meyambangi bapak itu, saya tidak tahu apa percakapannya mereka, selanjutnya IN kembali menyuruh pulang Juni dan ia pun akhirnya pulang ke rumah,” beber ibu korban.

Tetapi pengakuan Juni, di dalam balai kurang lebih ada 10 orang. Ia melihat tapi tidak mengetahui siapa saja orang tersebut. Selanjutnya sekira pukul 01.00 Wita, ibu korban mendapat dapat kabar bahwa anaknya Juliansyah ditabrak lari.

“Saya diberitahu oleh IN rekan Juliansyah. Bahwa ia temukan anakku di tepi jalan karena ditabrak lari lalu membawanya ke puskesmas,” ungkap Samriatin.

Baca Juga:  Teror Pembusuran Hantui Warga Kendari, Pelaku Rakit Alat Modal Tutorial YouTube

Samriatin saat itu menerima kematian anaknya. Akan tetapi beberapa hari kemudian ia merasa aneh karena sering didatangi arwah anaknya.

“Setiap malam saya dibisik. Anakku bilang ke saya kalau ia dibunuh bukan ditabrak,” tutupnya.

Pembunuhan Berencana di Konawe Diduga Dikemas dengan Tabrak Lari, HAMI Beri Bantuan Hukum

Penulis
Reporter
Editor Kata
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten