Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

Gerakan Pangan Murah Sultra Sudah 262 Kali Digelar, Inflasi Masih 4,74 Persen

0
0
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Sultra, Ari Sismanto. Foto: Hasmin Ladiga/Kendariinfo. (2/3/2026).

Kendari – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) telah menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebanyak 262 kali hingga November 2026. Meski kegiatan tersebut terus dilakukan untuk menekan harga kebutuhan pokok, inflasi Sultra masih tercatat 4,74 persen secara tahunan atau year on year (yoy), lebih tinggi dibandingkan angka nasional.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Sultra, Ari Sismanto mengatakan, pemerintah provinsi masih menjadwalkan 11 kegiatan GPM hingga akhir tahun. Pelaksanaannya akan tersebar di sejumlah kabupaten.

Ari mengungkapkan, tingginya inflasi Sultra menjadi salah satu alasan pemerintah terus menggelar pasar pangan bersubsidi tersebut.

“Inflasi Sultra berada di angka 4,74 persen year on year. Ini berada di atas nasional. Jadi, GPM ini adalah upaya yang kita laksanakan,” katanya, Jumat (6/11/2026).

Dalam pelaksanaannya, GPM mempertemukan masyarakat secara langsung dengan produsen dan distributor. Skema ini memangkas rantai distribusi sehingga sejumlah komoditas dapat dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar.

Dari seluruh daerah di Sultra, Kota Kendari menjadi wilayah dengan frekuensi pelaksanaan GPM terbanyak, yakni sekitar 70 kali.

Namun, pemerataan akses pangan murah masih menjadi tantangan, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pelosok dan kepulauan. Kondisi geografis Sultra yang terdiri dari banyak pulau turut memengaruhi distribusi dan pembentukan harga kebutuhan pokok.

Ari mengatakan, pemerintah provinsi berencana memperluas pelaksanaan GPM agar masyarakat di luar perkotaan juga bisa mendapatkan bahan pangan dengan harga yang setara.

“Bapak gubernur akan terus memasifkan Gerakan Pangan Murah ini, sehingga masyarakat kita yang ada di pelosok dan juga di kepulauan bisa menikmati harga yang sama dengan yang ada di Kota Kendari,” jelasnya.

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: