Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Konawe

Gol Menit Akhir, Unaaha FC Tumbang 1-2 dari Wahana FC

0
0
Unaaha FC melawan Wahana FC pada lanjutan babak 16 besar Grup BB Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026. Foto: Istimewa. (22/6/2026).

Konawe – Unaaha FC menelan kekalahan perdana pada babak 16 besar Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026 setelah takluk 1-2 dari Wahana FC di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, Senin (22/6/2026). Gol yang bersarang pada masa injury time membuat langkah Laskar Anoa menuju babak delapan besar akan lebih berat.

Sejak peluit awal dibunyikan, Wahana FC tampil lebih agresif dan mampu menguasai ritme permainan. Sejumlah peluang berhasil diciptakan tim lawan. Namun, rapatnya pertahanan Unaaha FC membuat skor imbang tanpa gol bertahan hingga turun minum.

Kebuntuan baru pecah pada babak kedua. Wahana FC membuka keunggulan pada menit ke-56 melalui situasi sepak pojok yang gagal diantisipasi lini belakang Unaaha FC. Gol tersebut membuat tim asal Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), itu tertinggal 0-1.

Dalam kondisi tertekan, Unaaha FC terus berupaya mencari gol penyama kedudukan. Usaha itu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-82 setelah wasit menunjuk titik putih akibat pelanggaran terhadap pemain Unaaha FC dalam kotak penalti.

Aditya yang dipercaya sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik. Tendangannya sukses mengecoh penjaga gawang lawan dan mengubah kedudukan menjadi 1-1.

Saat laga diperkirakan berakhir imbang, petaka datang bagi Unaaha FC. Wahana FC mencetak gol pada masa tambahan waktu babak kedua dan kembali unggul 2-1.

Gol tersebut sekaligus memastikan kemenangan Wahana FC setelah wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.

Kekalahan membuat perjuangan Unaaha FC untuk mengamankan tiket ke perempat final makin terjal. Laskar Anoa kini dituntut meraih hasil maksimal saat menghadapi pemuncak klasemen Grup BB, Persik Kuningan, pada laga terakhir babak 16 besar Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026.

Harapan Unaaha FC belum sepenuhnya tertutup. Namun, mereka tak lagi memiliki ruang untuk melakukan kesalahan jika ingin menjaga mimpi membawa nama Sultra melangkah lebih jauh di pentas nasional.

Editor Kata
Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: