Listrik Kerap Padam-Hidup Selama Lebih dari 3 Minggu, Warga Desa Tambakua Konut Resah
Konawe Utara – Warga Desa Tambakua, Kecamatan Landawe, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), mengeluhkan pasokan listrik yang kerap padam-hidup selama lebih dari tiga minggu terakhir.
Gangguan tersebut juga disertai penurunan tegangan listrik secara signifikan. Kondisi ini mengganggu aktivitas sehari-hari warga dan menimbulkan kekhawatiran terhadap potensi kerusakan peralatan elektronik rumah tangga.
Perwakilan warga, Hudri menyebutkan, sekitar 115 kepala keluarga (KK) terdampak gangguan listrik tersebut. Mereka mengaku telah melaporkan kondisi itu kepada petugas PLN di lapangan, tetapi hingga kini belum mendapatkan penanganan konkret.
“Kami sudah melaporkan kondisi tegangan drop dan listrik yang padam-hidup ini ke petugas PLN yang berada di lapangan. Namun, petugas hanya mengarahkan kami untuk menghubungi petugas PLN di tingkat Kabupaten (UP3 Kendari/ULP terkait). Sampai sekarang belum ada kontak teknis yang dikirimkan kepada kami untuk ditindaklanjuti,” ungkapnya kepada Kendariinfo, Sabtu (17/10/2026).
Warga menyayangkan gangguan listrik yang terus berlangsung tanpa kepastian penanganan. Pasokan listrik yang tidak stabil dinilai merugikan masyarakat yang bergantung pada listrik untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Atas kondisi tersebut, warga meminta manajemen PT PLN (Persero) UP3 Kendari segera menerjunkan tim teknis ke Desa Tambakua untuk memeriksa jaringan listrik, trafo, dan pasokan daya.
Mereka juga berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konut serta instansi terkait ikut mengawal persoalan tersebut. Selain itu, warga meminta Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Sultra memantau pelayanan publik terkait pemenuhan hak konsumen atas pasokan listrik yang stabil dan aman.
Warga berharap PLN segera merespons keluhan tersebut, memberikan kontak penanganan yang jelas, dan melakukan perbaikan langsung di lapangan agar gangguan listrik tidak terus berlarut-larut.
