Golkar Sultra Optimistis Bakal Capai 30 Persen Kader Perempuan di Pemilu 2029

Kendari – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golongan Karya (Golkar) Sulawesi Tenggara (Sultra) optimistis mampu memenuhi target keterwakilan perempuan sebesar 30 persen pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 mendatang.
Target tersebut merupakan bagian dari upaya partai untuk meningkatkan peran perempuan, baik dalam struktur kepengurusan maupun keterlibatan dalam dunia politik, khususnya di parlemen.
Untuk mencapai target itu, Golkar Sultra terus mengoptimalkan peran organisasi sayap perempuan yang selama ini aktif melakukan konsolidasi dan pembinaan kader, yakni Himpunan Wanita Karya (HWK) dan Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG).
Ketua DPD I Golkar Sultra, La Ode Darwin, melalui Ketua Harian, Uking Djassa, mengatakan pihaknya siap memenuhi ketentuan keterwakilan perempuan sebagaimana diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan.
“Golkar sangat siap karena itu perintah undang-undang yang mesti kami ikuti. Insyaallah Partai Golkar tidak akan kekurangan kader perempuan,” ujarnya kepada wartawan usai mengikuti pengukuhan Pengurus Daerah (PD) KPPG Sultra, Minggu (8/11/2026).
Ia mengatakan, pengukuhan pengurus KPPG yang baru dilaksanakan di salah satu hotel di Kendari pada Minggu (8/11) menjadi salah satu langkah untuk memperkuat kesiapan kader perempuan, termasuk di tingkat kabupaten dan kota.
“Kita lihat, KPPG baru dilantik dan insyaallah kabupaten/kota juga siap dengan hal itu,” katanya.
Menurutnya, Golkar tidak pernah mengalami kekurangan kader perempuan dalam memenuhi ketentuan keterwakilan 30 persen pada setiap pelaksanaan pemilu.
“Golkar tidak pernah kekurangan. Dari pemilu ke pemilu, persyaratan 30 persen itu tidak pernah menjadi hambatan bagi kami di lapangan,” ungkapnya.
Uking berharap, keberadaan HWK dan KPPG dapat menjadi wadah untuk menjaring, mempersiapkan, serta mendorong lebih banyak perempuan agar terlibat dalam aktivitas politik dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
Melalui penguatan kedua organisasi sayap tersebut, Golkar Sultra berupaya memperluas partisipasi perempuan sekaligus mempersiapkan kader potensial untuk menghadapi kontestasi politik pada 2029 mendatang.





