Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

Green House Aquaponik TPAS Puuwatu Diresmikan, Dorong Kemandirian Pangan dan Lingkungan Berkelanjutan

Green House Aquaponik TPAS Puuwatu Diresmikan, Dorong Kemandirian Pangan dan Lingkungan Berkelanjutan
Green House Aquaponik Kampung Mandiri di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Puuwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto: Istimewa. (4/10/2025).

Kendari – Green House Aquaponik Kampung Mandiri diresmikan di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Puuwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (4/10/2025). Fasilitas itu diharapkan menjadi wadah edukasi dan pemberdayaan masyarakat dalam mewujudkan kemandirian pangan serta lingkungan berkelanjutan.

Program Green House Aquaponik merupakan hasil kolaborasi antara tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) PT PLN (Persero) melalui PLN Peduli bersama Gerakan Kendari Mengajar (GKM) dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari. Sinergi itu menjadi salah satu langkah konkret untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan di sekitar TPAS agar lebih produktif dan ramah lingkungan.

Peresmian turut dihadiri perwakilan Pemerintah Kota Kendari, PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Kendari, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kota Kendari, serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sultra. Kehadiran para pemangku kepentingan menjadi bentuk dukungan terhadap upaya integrasi antara pengelolaan lingkungan dan ketahanan pangan lokal.

Koordinator Gerakan Kendari Mengajar (GKM), Muhammad Al Ikram Udo, mengatakan peresmian menjadi simbol kolaborasi berbagai pihak untuk menciptakan kemandirian pangan di tingkat komunitas.

“Green House Aquaponik Kampung Mandiri ini kami harapkan dapat menjadi ruang belajar, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat menuju kampung mandiri dan berkelanjutan,” katanya.

Selain peresmian, acara juga diisi dengan pelatihan komposting dan workshop menanam bagi anak-anak. Kegiatan edukatif ini bertujuan menumbuhkan semangat cinta lingkungan sejak dini sekaligus memperkenalkan konsep pertanian terpadu yang ramah lingkungan.

Baca Juga:  Jadwal Pemadaman Listrik Sementara di Kendari dan Kolaka Besok

Melalui sistem aquaponik, masyarakat dapat belajar menggabungkan budidaya ikan dan tanaman dalam satu ekosistem yang saling menguntungkan. Model itu diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi warga sekitar untuk mengembangkan praktik serupa di lingkungan masing-masing.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten