Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

Hampir 2 Minggu Sulit Air, Dirut PDAM Kendari: Mulai Hari Ini Mengalir

Hampir 2 Minggu Sulit Air, Dirut PDAM Kendari: Mulai Hari Ini Mengalir
Ilustrasi pipa air. Foto: Michal Matlon/Unsplash.

Kendari – Setelah beberapa minggu terakhir warga mengeluhkan kesulitan air bersih, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Anoa Kota Kendari memberikan kepastian terkait mengalirnya air mulai hari ini, Senin (27/9/2021).

Dikonfirmasi langsung oleh Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Anoa Kota Kendari, Damin untuk daerah Jalan Balaikota atau tepatnya di daerah Kecamatan Kadia sudah bisa merasakan air bersih hari ini.

“Perbaikan kemarin kita sudah selesai, untuk hari ini kami fokus dulu (wilayah) Kota,” kata Damin kepada Kendariinfo, Senin (27/9/2021).

Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Anoa, Damin. Foto: Yusrin Ramadhan/Kendariinfo. (6/9/2021).
Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Anoa, Damin. Foto: Yusrin Ramadhan/Kendariinfo. (6/9/2021).

“Wilayah Kota (Balaikota) sudah mulai mengalir hari ini,” sambungnya.

Dia juga menuturkan untuk wilayah Kecamatan Wuawua dan Mandonga akan menyusul untuk dialirkan berikutnya.

“Subuh atau pagi, baru wilayah Mandonga dan Wuawua,” tuturnya.

Damin menambahkan, tidak mengalirnya air diakibatkan rusaknya pipa milik PDAM Tirta Anoa Kendari di Intake, Pohara, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra).

“Ini kan di musim banjir ini, memang kerja pompa itu berat karena posisi air ini naik. Sehingga kemarin ada kerusakan, baru satu kali dua pompa rusak,” imbuhnya.

Akibat kerusakan tersebut, pelayanan air bersih dari PDAM Tirta Anoa Kendari menjadi terganggu. Namun dia menampik kabar air tidak mengalir sampai berminggu-minggu.

“Itu nanti saya coba telusuri, karena kemarin kan hanya, yah paling satu minggu mungkin terhenti pengaliran air,” pungkasnya.

Salah satu warga di Jalan Wayong, Kecamatan Puuwatu yang tidak ingin disebutkan namanya, mengeluhkan air bersih dari PDAM sudah tidak mengalir di rumahnya sudah hampir dua minggu lamanya.

Baca Juga:  Didemo Gara-Gara Anggotanya Sita Sejumlah Produk Karya Pengusaha Lokal, Kepala BPOM Kendari Minta Maaf

“Karena sudah terlalu lama, kami beli air terus,” katanya.

Untuk diketahui, kerusakan pompa air ini berdampak di enam kecamatan, yaitu Kecamatan Kendari, Kendari Barat, Puuwatu, Mandonga, Wuawua, dan Kecamatan Kadia.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten