Hilux dan Sigra Tabrakan di Konawe, 4 Orang Terluka Usai Hindari Mobil Parkir
Konawe – Dua mobil terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Poros Kendari – Unaaha, tepatnya di Desa Baini, Kecamatan Sampara, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu (9/8/2026).
Kecelakaan tersebut terjadi setelah pengemudi Toyota Hilux DT 8496 CA menghindari mobil yang sedang parkir saat melintas di jalan menikung. Hilux kemudian melebar ke kanan jalan dan bertabrakan dengan Toyota Sigra DT 1917 WF dari arah berlawanan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Konawe, Ipda Syahrir, mengatakan kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 13.15 Wita.
“Mobil Hilux bergerak dari arah Kota Kendari menuju Kecamatan Unaaha. Saat melintas di jalan menikung, pengemudi menghindari mobil yang sedang parkir sehingga melebar ke kanan jalan,” kata Syahrir, Senin (10/8).
Saat bersamaan, dari arah Unaaha menuju Kendari melaju Toyota Sigra yang dikemudikan Ali Yasmin (23) dan ditumpangi Asrajudin La Ode (31) serta Hadijah (32).
“Karena melebar ke kanan, mobil Hilux kemudian bertabrakan dengan mobil Toyota Sigra yang bergerak dari arah berlawanan,” ujarnya.
Akibat kecelakaan tersebut, empat orang mengalami luka. Pengemudi Hilux, Bakri (43), mengalami luka lebam pada bagian kanan kepala dan nyeri pada dada. Sementara pengemudi Sigra, Ali Yasmin, mengalami luka lecet pada tangan kanan dan dagu serta memar pada kaki kanan.
Penumpang Sigra, Asrajudin La Ode, mengalami luka lecet pada bagian atas kepala. Sedangkan Hadijah mengalami nyeri pada mata sebelah kanan dan memar pada lutut kanan.
Bakri sempat dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan sebelum diperbolehkan pulang. Sementara Ali Yasmin dan Asrajudin dibawa ke RS Korem Kendari, sedangkan Hadijah dibawa ke RS Abunawas Kota Kendari.
Syahrir menyebutkan kerugian materiel akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai Rp20 juta. “Petugas sudah mendatangi dan melakukan olah TKP, mengecek kondisi korban di rumah sakit, mencatat identitas saksi dan korban, mengamankan barang bukti serta membuat laporan polisi,” pungkasnya.
