Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

Isi Seminar di Kendari, Rocky Gerung Sebut Kendari Harus Jadi Kota Pikiran

Isi Seminar di Kendari, Rocky Gerung Sebut Kendari Harus Jadi Kota Pikiran
Rocky Gerung saat mengisi seminar di Kendari. Foto: Hasmin Ladiga/Kendariinfo. (8/11/2022).

Kendari – Tokoh intelektual publik Indonesia, Rocky Gerung mengisi Seminar Forum Sulawesi Tenggara Satu di salah satu hotel di Kota Kendari, Selasa (8/11/2022). Pada kesempatan itu tokoh yang dikenal sebagai Presiden Akal Sehat itu menginginkan Kota Kendari menjadi Kota Pikiran.

Menurutnya, filosofi Kota Pikiran yakni kota yang mampu membuat masyarakatnya menjadi insan pemikir yang kelak bisa jadi bekal untuk mengarungi kehidupan, agar tidak kalah saing dengan kota, daerah, maupun negara lain.

“Biarkan Kalimantan jadi ibu kota baru, biarkan Jakarta jadi ibu kota bisnis, tapi Kendari harus jadi Ibu Kota Pikiran,” katanya.

Rocky Gerung Bersama Wagub Sultra, Lukman Abunawas.
Rocky Gerung Bersama Wagub Sultra, Lukman Abunawas. Foto: Hasmin Ladiga/Kendariinfo. (8/11/2022).

Rocky Gerung menilai masyarakat khususnya anak muda sudah harus memulai berinvestasi di bidang pendidikan, artinya begitu saatnya tiba, mereka tidak lagi dimanfaatkan oleh pihak lain yang bisa jadi hanya ingin merusak daerah.

“Kalau kita melihat statistik sekarang ini di Asia, Indonesia itu rata-rata IQ-nya hanya 70 basis poin, jadi kita ini masih jadi bangsa yang dungu,” tambahnya.

Berdasarkan data yang dia himpun itu, Rocky menilai bangsa kita belum cukup untuk bisa bersaing dengan negara-negara lain bahkan negara tetangga sekalipun, seperti Vietnam dan Taiwan.

Dirinya melihat, di Sultra khususnya Kendari yang memiliki 4 suku utama yakni Muna, Buton, Tolaki, dan Moronene harus sudah menghasilkan surplus IQ jadi seharusnya kita tidak takut lagi untuk berkompetisi.

Baca Juga:  Bandara Haluoleo Sampaikan Pengumuman Menggunakan Bahasa Daerah Tolaki

“Kita ingin kompetisi itu tidak dihalangi oleh modal, tapi harus dengan gagasan dan pikiran, itu baru namanya kompetisi,” pungkasnya.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten