Jarak Pandang di Bandara Haluoleo Kendari 3 Km Akibat Kabut Asap, Penerbangan Tetap Normal

Kendari – Kabut asap yang menyelimuti wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) turut memengaruhi jarak pandang di Bandara Haluoleo Kendari. Pada Selasa (13/10/2026) pukul 10.00 Wita, jarak pandang di Bandara Haluoleo Kendari tersebut tercatat 3 kilometer. Meski demikian, operasional penerbangan tetap berjalan normal.
Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Haluoleo, Denny Ariyanto, mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan cuaca dan jarak pandang untuk memastikan keselamatan penerbangan tetap terjaga.
Berdasarkan laporan meteorologi penerbangan (METAR), kondisi cuaca di Bandara Haluoleo Kendari pada pukul 10.00 Wita menunjukkan fenomena asap dengan jarak pandang 3.000 meter atau 3 km. Laporan itu juga mencatat kecepatan angin 1 knot, suhu udara 31 derajat celsius, dan awan tersebar pada ketinggian sekitar 1.500 kaki.
Informasi AirNav Indonesia Kantor Cabang Kendari menyebutkan batas minimum jarak pandang untuk pendekatan pesawat menggunakan fasilitas Instrument Landing System (ILS) berada pada angka 2.100 meter atau 2,1 km. Dengan kondisi tersebut, jarak pandang di Bandara Haluoleo Kendari masih berada 900 meter di atas batas minimum yang diinformasikan.
“Kami terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan jarak pandang di Bandara Haluoleo. Hingga saat ini, operasional penerbangan masih berjalan normal. Kami juga terus berkoordinasi dengan AirNav Indonesia dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk memantau perkembangan kondisi cuaca serta memastikan pelayanan penerbangan tetap mengutamakan keselamatan,” ujar Denny.
Ia menjelaskan, keputusan terkait operasional penerbangan tidak hanya mengacu pada jarak pandang. Petugas juga mempertimbangkan kondisi cuaca aktual, prosedur pendekatan pesawat, kesiapan fasilitas navigasi, serta ketentuan keselamatan penerbangan yang berlaku.
Laporan METAR tersebut turut mencantumkan kode NOSIG, yang menandakan tidak ada perubahan cuaca signifikan yang diperkirakan dalam periode pengamatan terkait. Meski begitu, petugas tetap melakukan pemantauan karena kondisi cuaca dan jarak pandang dapat berubah sewaktu-waktu.
Pihak Bandara Haluoleo Kendari meminta calon penumpang memantau informasi jadwal dan status penerbangan melalui maskapai masing-masing atau kanal resmi bandara untuk memperoleh informasi terbaru.





