Jembatan Rusak di Lambandia Koltim Dikeluhkan Warga, Tak Tersentuh Perbaikan Puluhan Tahun

Kolaka Timur – Jembatan di Desa Wonuambuteo, Kecamatan Lambandia, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra), mendapatkan sorotan di tengah perayaan HUT ke-62 Sultra. Pasalnya, jembatan yang kerap dilewati masyarakat ini kondisinya sudah rusak parah dan membahayakan.
Salah seorang warga berinisial I (32), akses ini telah rusak selama puluhan tahun dan sampai saat ini belum juga mendapatkan perhatian serius dari pemerintah setempat.
“Rusaknya sudah dari dulu. Dari saya masih kecil itu rusaknya, sementara sekarang umurku sudah 40 tahun,” ujarnya kepada Kendariinfo, Senin (27/4/2026).
Padahal, jalur ini merupakan akses bagi aktivitas masyarakat sehari-hari, mulai dari anak sekolah, petani, hingga warga yang hendak menuju pusat kecamatan. Namun, kondisi fisiknya yang memprihatinkan membuat warga harus ekstra hati-hati saat melintas.
Menurutnya, hingga saat ini kondisi jembatan tersebut memang belum sampai menelan korban jiwa. Namun, insiden kecil kerap terjadi, seperti warga yang terjatuh atau ban kendaraan yang terjepit saat melintas.
“Jembatan ini sejauh ini belum ada yang sampai memakan korban jiwa. Namun, kalau sampai meninggal tidak ada. Kalau jatuh atau terjepit ban banyak mi,” ungkapnya.
Kata I, upaya perbaikan terhadap jembatan ini hanya sebatas tambal sulam oleh warga setempat, sehingga di hari berikutnya akan mengalami kerusakan kembali.
“Kalau untuk dua hari yang lalu sampai hari ini mungkin agak bagus mi, karena sudah dibenahi lagi papan atasnya sama warga dan sopir. Tetapi paling satu mingguan ji itu, karena orang lalu lalang muat gabah, jadi hancur lagi pastinya,” ucapnya.
Persoalan ini, kata dia, sudah kerap disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Koltim. Namun, aduan itu hanya berbalas janji tanpa adanya aksi nyata.
“Paling bilangnya nanti kami benahi bersama, nanti kami usahakan. Tetapi sudah terganti mi pejabatnya, belum ada juga perbaikan,” sesalnya.
Ia berharap pemerintah yang saat ini menjabat, yakni Bupati Koltim, Yosep Sahaka; dan Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, segera melakukan perbaikan jembatan tersebut. Hal ini penting tidak hanya untuk kelancaran arus kendaraan, tetapi juga guna mencegah potensi korban jiwa di kemudian hari.





