Kampus Ungkap Insentif 106 Mahasiswa Magang PT VDNI Konawe Sudah Dibayarkan, Minta Fokus Belajar
Kendari – Kampus Politeknik Tridaya Virtu Morosi (PTVM) angkat bicara terkait polemik pelaksanaan program magang 106 mahasiswa di PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI), Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra). Kampus menegaskan insentif mahasiswa magang sebesar Rp50 ribu per hari telah dibayarkan sesuai kesepakatan yang dicapai.
Wakil Direktur I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan PTVM, Abdul Jalil, mengatakan persoalan pembayaran insentif yang sempat menjadi perhatian publik kini telah diselesaikan oleh pihak perusahaan.
“Iya benar untuk insentif 106 mahasiswa magang dengan Rp50 ribu per hari sudah dibayarkan oleh pihak perusahaan,” kata Abdul Jalil kepada awak media, Selasa (7/7/2026).
Abdul Jalil menjelaskan, sejak munculnya berbagai informasi mengenai pelaksanaan magang tersebut, pihak kampus telah menjalin komunikasi dengan mahasiswa, orang tua, hingga manajemen PT VDNI. Langkah itu dilakukan untuk memahami persoalan dari berbagai sudut pandang sekaligus mencari solusi terbaik.
Menurutnya, sebagai perguruan tinggi vokasi, PTVM memandang program magang merupakan bagian penting dari proses pembelajaran. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa mendapatkan pengalaman kerja langsung, meningkatkan kompetensi sesuai bidang keahlian, serta mempersiapkan diri memasuki dunia industri setelah lulus.
Ia juga menegaskan bahwa mahasiswa magang tidak berada dalam hubungan kerja sebagaimana pekerja perusahaan. Karena itu, insentif yang diberikan PT VDNI merupakan kebijakan perusahaan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mahasiswa selama mengikuti program magang, bukan sebagai upah kerja.
Dengan telah diselesaikannya pembayaran insentif, PTVM berharap seluruh pihak dapat kembali memusatkan perhatian pada tujuan utama program magang, yakni meningkatkan kompetensi dan kualitas sumber daya manusia vokasi.
“Kami berharap seluruh pihak dapat kembali memfokuskan perhatian pada tujuan utama program magang sebagai bagian dari proses pembelajaran, penguatan kompetensi, dan pengembangan sumber daya manusia vokasi,” ujarnya.
PTVM juga menyampaikan apresiasi kepada PT VDNI yang selama ini telah membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung di lingkungan industri. Menurut kampus, pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja.
Ke depan, PTVM berkomitmen melakukan penyempurnaan pelaksanaan program magang, mulai dari peningkatan komunikasi, pendampingan mahasiswa, hingga koordinasi dengan mitra industri. Kampus juga menegaskan akan terus mengedepankan dialog dalam menyelesaikan setiap persoalan yang muncul agar program magang dapat berjalan sesuai tujuan pendidikan vokasi.
106 Mahasiswa Magang di Konawe Keluhkan Insentif Magang Belum Dibayar PT VDNI
