Kapal Mati Mesin, 2 Orang Pemancing Terombang-ambing 11 Jam di Perairan Pulau Hari Konawe
Konawe – Dua orang pemancing bernama Andi Muslimin (37) dan Harnolis (41) terombang-ambing selama 11 jam di atas laut setelah kapal yang mereka tumpangi mengalami mati mesin di Perairan Pulau Hari, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Mereka terombang-ambing sejak pukul 14.00 WITA, Senin (6/12/2021) dan baru dilaporkan ke pihak Basarnas Kendari pada pukul 22.15 WITA.
Humas Basarnas Kendari, Wahyudi melalui keterangan resminya menjelaskan, pihaknya mendapatkan kabar yang menimpa dua pemancing tersebut dari Arifin sang pemilik kapal.
“Bapak Arifiin, pemilik kapal yang melaporkan bahwa pada pukul 14.00 WITA telah terjadi kecelakaan kapal yakni satu longboat yang membawa dua orang mengalami mati mesin,” jelas Wahyudi, Selasa (7/12).
Meski sang pemilik mengetahui dua pemancing tersebut mengalami mati mesin, tetapi dia tak berani mengevakuasi karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan.
Setelah mendapat laporan tersebut, pada pukul 22.32 WITA, Basarnas Kendari mengutus enam orang untuk mengevakuasi dan menyelamatkan kedua orang tersebut.
Setelah hampir 4 jam pencarian, akhirnya kedua pemancing ditemukan sekitar 4 kilometer dari lokasi terakhir mereka diketahui dan keduanya dalam kondisi selamat.
“Operasi SAR terhadap dua orang pemancing yang mengalami mati mesin di sekitar perairan Pulau Hari, Kabupaten Konawe dinyatakan selesai dan ditutup pada pukul 05.00 WITA,” tutup Wahyudi.
