Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

Kapus Nambo Kendari Diprotes Usai Nonaktifkan Bidan yang Ramah dan Sigap Layani Warga

Kapus Nambo Kendari Diprotes Usai Nonaktifkan Bidan yang Ramah dan Sigap Layani Warga
Warga Kelurahan Sambuli, Kecamatan Nambo, Kota Kendari, sedang berdemo di Puskesmas Nambo, usai seorang bidan yang dikenal ramah bernama Fitrana Safitry dinonaktifkan. Foto: Istimewa. (7/7/2026).

Kendari – Warga Kelurahan Sambuli, Kecamatan Nambo, Kota Kendari, memprotes kebijakan Kepala Puskesmas (Kapus) Nambo, Irmawaty Nurdin yang menonaktifkan seorang bidan bernama Fitrana Safitri yang akrab disapa Bidan Pepi. Penonaktifan itu memicu aksi unjuk rasa warga pada Selasa (7/7/2026) di Puskesmas Nambo.

Warga menilai Bidan Pepi selama ini memberikan pelayanan yang baik dan tidak pernah dikeluhkan masyarakat. Hal itu seperti yang diungkapkan warga berinisial AU. Ia mengaku, masyarakat tidak menerima keputusan tersebut lantaran Bidan Pepi dikenal ramah, cepat merespons kebutuhan warga, dan tetap melayani meski dalam kondisi hujan maupun panas.

“Kami demo karena tidak terima bidan kami dinonaktifkan. Selama ini tidak pernah ada keluhan, malah kami sangat senang karena beliau ramah dan kalau dibutuhkan selalu ada,” katanya kepada Kendariinfo, Kamis (9/7).

AU menjelaskan, saat aksi berlangsung warga sempat meminta agar Bidan Pepi dikembalikan bertugas di Kelurahan Sambuli. Warga kemudian membubarkan diri setelah petugas kepolisian menyampaikan bahwa penonaktifan Bidan Pepi dibatalkan.

Namun, belakangan warga mengetahui bidan tersebut tetap dinonaktifkan. Ia juga membantah adanya isu bahwa aksi tersebut diprovokasi oleh Bidan Pepi.

“Ini murni inisiatif kami sebagai warga. Tidak ada paksaan atau hasutan dari siapa pun karena kami tahu Bidan Pepi orang baik. Sampai sekarang kami juga tidak tahu apa alasan beliau dinonaktifkan,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Nambo, Muh. Herman, membenarkan terkait adanya penonaktifan Bidan Pepi. Namun, setelah dilakukan mediasi, bidan tersebut dikembalikan ke tempat tugas awal di Kelurahan Sambuli. Ia mengatakan perkara ini hanya merupakan kesalahpahaman antara warga dan pihak terkait.

“Sudah ada pertemuan dengan pihak kepolisian, kelurahan, kepala puskesmas dan Bidan Pepi, jadi dikembalikan ke tempat semula sesuai permintaan warga di Kelurahan Sambuli,” tutupnya.

Sementara itu, Kapus Nambo, Irmawaty Nurdin saat dikonfirmasi hingga kini belum merespons.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten