Karpet Sajadah Jadi Alas Tribun Upacara HUT RI di Buteng Disorot, Camat Mawasangka Klarifikasi
Buton Tengah – Karpet yang digunakan sebagai alas tribun tamu undangan saat upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Sulawesi Tenggara (Sultra), menjadi sorotan. Karpet tersebut dinilai menyerupai sajadah atau karpet masjid.
Sorotan itu muncul setelah foto pelaksanaan upacara yang digelar pada Senin (17/8/2026) beredar di media sosial. Dalam foto tersebut, sejumlah pejabat dan tamu undangan terlihat duduk di atas kursi yang berada di atas karpet bermotif menyerupai karpet tempat ibadah.
Hal itu kemudian memicu beragam komentar dari warganet. Menanggapi sorotan tersebut, Camat Mawasangka, Imaduddin memberikan klarifikasi.
Imaduddin mengatakan karpet yang digunakan bukan milik masjid. Karpet tersebut merupakan inventaris bekas Kantor Desa Kanapanapa yang dipinjam untuk digunakan saat pelaksanaan upacara.
“Karpet yang kami gunakan itu kami pinjam dari Desa Kanapanapa. Karpet tersebut berada di kantor desa dan bukan karpet yang sedang digunakan di masjid,” kata Imaduddin, Senin (17/8).
Ia menjelaskan penggunaan karpet tersebut dilakukan panitia untuk memberikan kenyamanan kepada para tamu undangan selama prosesi upacara berlangsung.
Namun, Imaduddin mengakui tampilan karpet tersebut menimbulkan persepsi berbeda di tengah masyarakat.
“Atas nama pemerintah kecamatan, baik saya secara pribadi maupun pemerintah kecamatan, menyampaikan permohonan maaf kepada publik,” tuturnya.
