Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Bombana

Karyawan PT MKM Bombana Tewas Tertimbun Material saat Loncat dari Truk yang Rem Blong

Karyawan PT MKM Bombana Tewas Tertimbun Material saat Loncat dari Truk yang Rem Blong
Sejumlah karyawan PT Margo Karya Mandiri (MKM) di Desa Batuawu, Kecamatan Kabaena Selatan, Kabupaten Bombana saat membantu mengevakuasi rekannya bernama Wawan Reynaldi (28), yang tertimbun muatan truk. Foto: Istimewa. (24/6/2026).

Bombana – Kecelakaan kerja kembali terjadi di sektor pertambangan Sulawesi Tenggara (Sultra). Seorang karyawan PT Margo Karya Mandiri (MKM) bernama Wawan Reynaldi (28) meninggal dunia setelah tertimbun material overburden (OB) saat berupaya menyelamatkan diri dari truk yang diduga mengalami rem blong.

Peristiwa tragis itu terjadi di wilayah izin usaha pertambangan (IUP) PT MKM, Desa Batuawu, Kecamatan Kabaena Selatan, Kabupaten Bombana, Sultra, Rabu (24/6/2026) sekitar pukul 08.50 Wita. Korban sempat dievakuasi dari timbunan material tambang, namun nyawanya tidak tertolong.

Kapolsek Kabaena, Iptu Indra Jaya, membenarkan insiden tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban saat itu mengemudikan truk bermuatan penuh material overburden dari area pit menuju disposal dengan seorang saksi bernama Tobi Berlian ikut berada di dalam kendaraan.

“Mobil yang dikendarai korban tiba-tiba tidak terkendali karena rem diduga kurang berfungsi. Kendaraan kemudian menabrak safety berm hingga miring dan menghantam sediment pond,” kata Indra Jaya saat dikonfirmasi awak media.

Saat truk melaju di jalur menurun, korban diduga berusaha menyelamatkan diri dengan melompat keluar dari kabin. Namun nahas, truk justru terbalik ke arah korban hingga muatan material overburden yang diangkut langsung tumpah dan menimbun tubuhnya.

“Korban sempat dievakuasi dari timbunan material, namun dinyatakan meninggal dunia. Peristiwa ini masih dalam penanganan kepolisian,” ujar Indra.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan saksi untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan kerja tersebut. Dugaan sementara mengarah pada rem truk yang tidak berfungsi optimal saat melintasi jalur menurun di area tambang.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten