Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Nasional

Kasus Covid-19 Terkendali, Jokowi Apresiasi Penyekatan Mudik TNI-Polri Optimal

Kasus Covid-19 Terkendali, Jokowi Apresiasi Penyekatan Mudik TNI-Polri Optimal
Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto saat konferensi pers usai rapat terbatas bersama Presiden Jokowi dan pejabat negara lainnya. Foto: Sekretariat Presiden.

NasionalPresiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi) memberikan apresiasinya kepada jajaran TNI-Polri menyusul optimalnya upaya penyekatan arus mudik selama dan sesudah lebaran.

Optimalnya upaya tersebut berdampak pada kasus aktif Covid-19 di Indonesia yang disebut masih terkendali.

Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian), Airlangga Hartarto dalam konferensi pers usai rapat terbatas dengan Presiden Jokowi, Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (7/5/2021).

“Secara umum arahan bapak Presiden (Jokowi) untuk menyampaikan beberapa hal berikut,” buka Airlangga.

“Bahwa secara umum perkembangan konfirmasi harian dan kasus aktif masih terkendali. Dan, berterima kasih kepada jajaran TNI-Polri bahwa penyekatan selama dan pasca-lebaran telah berjalan optimal,” sampai Jokowi melalui Airlangga.

Airlangga menyebut tingkat kasus aktif serta kesembuhan Covid-19 di Indonesia lebih baik dari global, tetapi tingkat kematian masih lebih tinggi dibanding global.

“Tingkat kasus aktif per 6 juni, 5,3% lebih baik dari global, 7,5% kesembuhan 91,9%, lebih baik dari global yang 90,3%. Dan, kematian masih lebih tinggi dari global yaitu 2,8% dan 2,1%,” jelas Airlangga.

Selain itu, jumlah kasus mingguan per 1 juta penduduk Indonesia juga menurut Airlangga masih lebih baik dibanding negara lain.

“Indonesia relatif lebih baik. Indonesia 147 orang per 1 juta penduduk. Malaysia 1.607 per 1 juta penduduk, India 662 per 1 juta penduduk, dan Prancis 731 per 1 juta penduduk,” imbuhnya.

Baca Juga:  Foto: Aksi Demonstrasi 11 April 2022 di Kota Kendari

Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Papua, dan Riau menjadi provinsi yang berkontribusi 65% terhadap kasus aktif di Indonesia.

Laporan: Rafli

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten