Kelola Lebih 3 Ton Limbah, Sejumlah Bank Sampah Talia Kendari Terima Bantuan 4 Kapal

Kendari – Sejumlah bank sampah di Kelurahan Talia, Kecamatan Abeli, Kota Kendari, menerima bantuan empat kapal dari PLN UPT Kendari melalui Program Permata Talia 2026, Selasa (21/7/2026). Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung pengelolaan sampah di kawasan pesisir yang kini telah mencapai lebih dari tiga ton setiap bulan.
Program yang difasilitasi Naturevolution itu menyasar beberapa kelompok bank sampah, yakni Bank Sampah Nur Islami Talia, Tendonggeu, Bajo Pesisir, dan Bank Sampah Kodia. Selain empat kapal, kelompok penerima juga memperoleh sejumlah peralatan pendukung operasional yakni motor viar, timbangan, hingga gerobak sorong.
Waste Management Naturevolution, Wawan Setiawan, mengatakan pengelolaan sampah di Kelurahan Talia mengalami peningkatan sejak pendampingan dimulai pada 2021. Saat itu, sampah yang terkumpul hanya sekitar 200 hingga 300 kilogram setiap kali penimbangan.
Kini, gabungan bank sampah binaan di Talia mampu mengelola lebih dari tiga ton sampah setiap bulan. Hingga akhir 2026, volume tersebut ditargetkan meningkat menjadi sedikitnya lima ton per bulan.
“Awalnya sekali penimbangan hanya sekitar 200 sampai 300 kilogram. Sekarang sudah di atas tiga ton per bulan. Target kami hingga akhir tahun bisa mencapai lima ton,” katanya.
Manajer PLN UPT Kendari, Khusnul Khotimah, membeberkan bantuan tersebut merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan yang difokuskan pada pemberdayaan masyarakat serta pelestarian lingkungan.
Menurutnya, pengelolaan sampah di kawasan pesisir tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat yang terlibat.
Program Permata Talia atau Perempuan Mandiri Tanggap Aksi Pesisir merupakan kolaborasi PLN UPT Kendari bersama Naturevolution untuk memperkuat pengelolaan sampah berbasis masyarakat di kawasan pesisir Kelurahan Talia.





