Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

‘Kendari City’, Lagu Persembahan Stenly Diover untuk Daerah Tercinta

‘Kendari City’, Lagu Persembahan Stenly Diover untuk Daerah Tercinta
Stenly Diover (Kiri), Marina Ali (Tengah), Andy Bass (Kanan). Foto: Istimewa.

Kendari – Masyarakat Kendari pastinya tidak asing dengan band Diover. Ya, Diover adalah grup band lokal asal Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) yang beranggotakan Rhino, Andry, dan Stenly.

Meski sudah jarang manggung bersama, personel Diover masih terus berkarya di dunia musik. Salah satunya adalah Stenly.

Stenly baru saja mencitakan lagu berjudul ‘Kendari City’ yang digarap dalam mini album pertamanya, Catatan Si Bio, Kamis (25/2/2021).

Pria kelahiran Bitung, Sulawesi Utara (Sulut) 1989 silam itu mengatakan, lagu ‘Kendari City’ terinspirasi dari kecintaan dan kebanggaannya terhadap Kota Kendari. Liriknya pun menyampaikan sejarah dan ikon Kota Lulo.

“Di dalam lagu ini, saya berusaha menyampaikan informasi tentang sedikit sejarah berdirinya Kota Kendari dan juga ikon-ikon yang saat ini sudah berdiri di kota ini,” katanya.

“Beberapa bagian lirik lagu itu menceritakan tentang Kota Kendari di zaman Kerajaan Konawe yaitu Lipu I Pambandahi dan Wonua Pi Pambandokooha yang dikenal dengan Kandai serta berdirinya Kendari,” lanjutnya.

Pria 32 tahun itu mengungkapkan, lagu yang dibawakan bersama Marina Ali itu dikemas dengan musik yang mudah diterima seluruh lapisan masyarakat.

“Saya berusaha kemas dalam beberapa syair lagu dengan aransemen musik yang lebih mudah diterima. Sehingga lewat lagu ini generasi muda sekarang lebih mengenal daerah ini,” ungkapnya.

Dalam mini album Catatan Si Bio, Stenly menyebut terdapat lima lagu dalam album tersebut, yaitu Kendari City, Tokapo, Jomblo, Luale Ari Unaaha (Gadis Tolaki), dan Song for Sultra (Bumi Anoa Dalam Cinta).

Saat ini, dirinya baru merilis satu dari lima lagu itu. Rencananya, empat lagu akan dirilis dalam waktu dekat ini.

“Kendari City akan rilis hari ini dan lagu lainnya akan menyusul,” ungkapnya.

Selain duet bersama Marina Ali dan grup musik naungannya, Stenly menuturkan akan berkolaborasi dengan beberapa penyanyi asal Kendari untuk single lainnya.

Lebih lanjut, Stenly menjelaskan, meski lahir dan besar di Kota Manado, dirinya mengaku terkesan dengan keberagaman dan toleransi masyarakat Kendari.

“Manado tempat saya lahir, terkenal dengan kota toleransi paling tinggi di Indonesia. Setelah saya menetap di Kendari, saya baru tau ternyata di Kendari adalah kota yang paling tinggi toleransinya sebenarnya,” ujarnya.

Penulis
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten