Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Baubau

Kisah Yurdin, Juara Karaoke di Baubau yang Tak Kunjung Terima Hadiah Motor Sejak 2017

Kisah Yurdin, Juara Karaoke di Baubau yang Tak Kunjung Terima Hadiah Motor Sejak 2017
Penyerahan secara simbolis hadiah utama berupa satu unit motor Honda oleh Nur Alam kepada Yurdin selaku juara 1 lomba karaoke DA Kasarawi di Pulau Makassar, Kota Baubau. Foto: Istimewa.

Baubau – Lebih dari sembilan tahun, hadiah satu unit sepeda motor Honda yang dijanjikan kepada Yurdin sebagai juara 1 lomba karaoke DA Kasarawi yang diselenggarakan di Pulau Makassar, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), tak kunjung diterimanya.

Peristiwa itu bermula saat Yurdin menerima informasi lomba pada Mei 2017. Warga Desa Warinta, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, itu pun mendaftarkan diri dengan menghubungi kontak panitia pelaksana yang disebut bernama Junaidi.

Tak berhenti di situ, Yurdin pun harus melalui dua tahapan seleksi. Dengan modal nekat, ia berangkat ke lokasi lomba yang belum pernah didatanginya.

“Saya yang belum pernah ke Pulau Makassar. Dengan modal nekat, saya pun memulai perjalanan dari Pasarwajo menuju Kota Baubau, kemudian bertanya ke orang-orang di mana jalan menuju Pulau Makassar. Alhamdulillah ada orang baik yang menunjukkan jalan menuju lokasi lomba tersebut,” tutur Yurdin.

Setibanya di Pulau Makassar, ia langsung mengikuti proses seleksi. Pada hari yang sama, ia dinyatakan lolos bersama kurang lebih 40 peserta lainnya. Namun, beberapa di antaranya mengundurkan diri karena akses menuju lokasi lomba terbilang cukup jauh.

Yurdin sendiri saat itu terpaksa menginap di rumah salah satu dosen yang rumahnya tidak jauh dari lokasi kegiatan. Ia bahkan rela pulang pergi dari Pulau Makassar ke Kecamatan Pasarwajo demi menjalani perkuliahan di Universitas Muhammadiyah (UM) Buton.

Tak sia-sia, jerih payahnya pun berbuah manis. Ia keluar sebagai juara pertama. Pada hari penutupan, dilakukan penyerahan kunci motor secara simbolis sebagai hadiah utama oleh Nur Alam selaku Gubernur Sultra pada masa itu.

Selanjutnya, Yurdin dihubungi oleh pihak pelaksana lomba untuk ke dealer Honda dengan tujuan mengambil hadiah motor yang dimaksud. Hingga empat kali bolak-balik ke dealer, hadiah tersebut belum juga diterimanya.

Yurdin menyayangkan hal itu. Ia ingat betul selama pelaksanaan lomba, hadiah utama selalu diumumkan. Pihak dealer juga terlihat memasang stan di area kegiatan. Meski tak kunjung mendapat kejelasan, Yurdin mengaku telah mengikhlaskannya.

“Padahal selama lomba berjalan, hadiah motor selalu dipromosikan, kemudian pihak dealer juga stand by, pasang stan, melakukan dokumentasi dari awal lomba hingga penutupan. Ya sudah, saya ikhlaskan saja. Mungkin belum rezeki saya,” ungkapnya.

Penulis
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten