Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

Klarifikasi Perpeloncoan Mahasiswa UHO Kendari, Panitia: Itu Hanya Sepotong Kegiatan

Klarifikasi Perpeloncoan Mahasiswa UHO Kendari, Panitia: Itu Hanya Sepotong Kegiatan
Video permohonan maaf terkait perpeloncoan terhadap mahasiswa. Foto: Tangkapan layar/Kendariinfo.

Kendari Video viral yang memperlihatkan tindak kekerasan atau perpeloncoan di Pantai Nambo ternyata merupakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi, Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Halu Oleo Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Dalam video berdurasi 1 menit 48 detik, terlihat jelas puluhan mahasiswa dibaringkan terlentang di bibir pantai. Kemudian para senior dengan ganasnya secara bergiliran memukul bagian perut, dada, hingga kepala menggunakan sandal jepit.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Ekonomi, Ilon Saputra menyampaikan permohonan maaf. Dia menyebut kegiatan itu hanya untuk membentuk mental dan karakter peserta LDK.

“Kegiatan itu bukan semata-mata untuk mencederai adik-adik, akan tetapi kegiatan itu untuk membentuk mental dan karakter adik-adik. Atas kejadian itu, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya,” ujarnya, Selasa (2/3/2021).

Hal senada juga diungkapkan Ketua Panitia LDK, Sahdan. Dia mengatakan, perpeloncoan dalam video itu hanya sebagian dari kegiatan yang mereka lakukan.

“Bagi yang melihat video itu jangan di salah artikan, karena video itu hanyalah sepotong dari kegiatan yang kami lakukan,” katanya.

Sebelumnya, pihak kampus juga telah memberikan tanggapan mengenai perpeloncoan yang dilakukan mahasiswanya itu.

Wakil Rektor III UHO, Dr. Nur Arafah menjelaskan, pihaknya tidak pernah memberikan izin. Dia pun mengaku terkejut ketika pertama kali mengetahui hal tersebut.

Baca Juga:  Acara Joget Berujung Pengeroyokan di Pantai Toronipa, 1 Pelaku Diamankan
Cuplikan video viral aksi kekerasan perpeloncoan mahasiswa di Pantai Nambo. Foto: Tangkapan layar/Kendariinfo.

Menurutnya, hal semacam ini sudah mendapat larangan dari pihak universitas sejak sembilan tahun terakhir.

“Kami sudah meminta kepada pihak fakultas untuk menindaklanjuti persoalan ini lebih jauh, kemungkinan adanya pelanggaran yang terjadi. Sehingga kami dapat menentukan langkah apa yang akan diambil,” ujarnya.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Satu balasan terkait “Klarifikasi Perpeloncoan Mahasiswa UHO Kendari, Panitia: Itu Hanya Sepotong Kegiatan”

  1. Anak FKIP

    Perlu diberikan sanksi tegas kepada panitia dan Pengurus HMJ. Melatih mental dgn memukul kepala, dll pake sendal itu masuk akalnya dimana? Wajib diproses pihak berwajib

    Balas
Bagikan Konten