Mahasiswi FMIPA UHO Kendari Lompat dari Gedung Fakultas Usai Diduga Berkonflik dengan Teman Kuliah
Kendari – Seorang mahasiswi Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), mengalami luka serius setelah melompat dari gedung fakultas pada Rabu (10/6/2026) malam.
Korban berinisial MAP (19), mahasiswi Jurusan Geografi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) semester 2, kini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kendari.
Peristiwa tersebut diduga berkaitan dengan konflik yang dialami korban dengan salah seorang teman kuliahnya berinisial K. Perselisihan itu disebut telah berlangsung sejak akhir Mei 2026 dan beberapa kali dimediasi oleh pihak kampus.
Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, mengatakan masalah bermula saat K mempertanyakan hasil tugas kuliah yang dikerjakan korban. Dalam perselisihan tersebut, korban mengaku mendapat perlakuan yang membuatnya merasa tertekan.
“Karena ada kesalahan dalam tugas tersebut, K memarahi korban dan meminta kembali kotak berisi peralatan kimia miliknya. Saat mengambil alat tersebut, K juga memukul korban mengenai bagian mata,” kata Welliwanto, Kamis (11/6).
Informasi mengenai pertikaian itu kemudian diketahui oleh sejumlah senior di FMIPA UHO Kendari. Mereka sempat melakukan dua kali upaya mediasi, namun tidak menghasilkan kesepakatan sehingga persoalan tersebut akhirnya diserahkan kepada pihak jurusan untuk ditangani lebih lanjut.
Puncak persoalan terjadi pada Rabu sore saat pihak jurusan mempertemukan korban dan K dalam mediasi lanjutan. Namun pertemuan tersebut kembali berakhir buntu karena korban merasa dirinya tidak bersalah tetapi tetap diminta untuk menyampaikan permintaan maaf kepada K.
Beberapa jam setelah mediasi, korban kembali ke lingkungan kampus dan kemudian mengalami insiden yang menyebabkan dirinya terluka parah. Meski dalam kondisi cedera, korban masih sempat menghubungi dua rekannya untuk meminta pertolongan.
Kedua rekannya kemudian datang ke lokasi dan membawa korban ke RSUD Kota Kendari untuk mendapatkan penanganan medis. Polisi menyebut korban berhasil diselamatkan dan saat ini masih menjalani perawatan.
“Korban selamat. Saat kejadian mengalami patah tulang pada pergelangan tangan kanan dan pergelangan kaki kanan, dan saat ini menjalani perawatan medis secara intensif di RSUD Kota Kendari,” tutup Welliwanto.
