Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

MBG di Sultra Tetap Disalurkan Selama Ramadan, Begini Skemanya

MBG di Sultra Tetap Disalurkan Selama Ramadan, Begini Skemanya
Koordinator Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Regional Sultra, Maharanny Puspaningrum. Foto: La Ode Muhammad Ismail/Kendariinfo. (17/2/2026).

Kendari – Penyaluran program makan bergizi gratis (MBG) di Sulawesi Tenggara (Sultra) tetap dilaksanakan selama bulan Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kebijakan tersebut merujuk pada Surat Edaran (SE) Badan Gizi Nasional (BGN) Nomor 3 Tahun 2026.

Koordinator Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Regional Sultra, Maharanny Puspaningrum, menjelaskan bahwa selama Ramadan, penyaluran MBG dilakukan dengan skema penyesuaian waktu dan sasaran penerima manfaat.

Maharanny menyampaikan, pelayanan MBG bagi nonpeserta didik dilaksanakan mulai 16 Februari hingga 20 Maret 2026. Sementara itu, pelayanan bagi peserta didik akan dimulai kembali pada 23 Februari 2026.

“Untuk tanggal 16 Februari sampai nantinya 21 Maret 2026, pelayanan difokuskan pada nonpeserta didik,” ujarnya saat ditemui Kendariinfo di dapur SPPG Kota Kendari, Kecamatan Kadia, Kelurahan Wowawanggu, Selasa (17/2/2026).

Sementara itu, pelayanan MBG bagi peserta didik direncanakan mulai kembali dilaksanakan pada 23 Februari 2026. “Kemudian untuk peserta didiknya nanti akan dilayani mulai tanggal 23 Februari 2026,” ungkapnya.

Adapun penyaluran MBG selama Ramadan dilakukan melalui pemberian makanan kering bergizi kepada penerima manfaat selama siswa berada di sekolah.

Namun, pihaknya juga menyampaikan kepada pengelola pesantren selaku penerima manfaat bahwa jika ingin tetap menerima MBG dalam bentuk makanan basah (makanan berat) selama bulan Ramadan, dapat melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan kepala dapur SPPG masing-masing.

“Sehubungan dengan adanya pelayanan kepada pesantren sebagai penerima manfaat, kami juga memberikan kesempatan apabila pesantren menginginkan MBG dalam bentuk makanan basah saat sahur maupun berbuka. Hal itu dipersilakan dengan terlebih dahulu berkoordinasi dengan kepala SPPG masing-masing,” jelasnya.

Baca Juga:  Mahasiswa KKN Ilmu Lingkungan UHO Kembangkan Agroekowisata di Desa Aunupe Konsel

Penyesuaian skema tersebut diterapkan untuk menghormati pelaksanaan ibadah puasa, sekaligus menjamin kebutuhan gizi peserta didik tetap terpenuhi sepanjang bulan suci.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten