Memukau di Traditional Costume, Asri Savira Angkat Filosofi Anoa dari Sultra

Kendari – Puteri Indonesia 2026 perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra), Asri Savira Ria (@savirarsy), tampil begitu memukau dalam balutan kostum anoa pada sesi Traditional Costume di Ballroom Kuningan City, Jakarta, pada Selasa (21/4/2026).
Dalam pertunjukannya, Savira memeragakan satwa endemik Sultra melalui kostumnya yang bertajuk “Anoa: Guardian of The Sacred Land” atau “Anoa: Penjaga Tanah Suci”.
Melalui unggahan Instagram pribadinya, Savira menyampaikan bahwa kostum yang dikenakannya itu menceritakan anoa sebagai penjaga tanah suci yang tak tersentuh sekaligus melambangkan kekuatan, ketangguhan, dan harmoni yang menyatu dengan alam.

Kostum ini menggambarkan anoa sebagai penjaga sebuah tanah yang suci dan tak tersentuh, melambangkan kekuatan, ketangguhan, dan harmoni dengan alam. Anoa juga merepresentasikan sebagai hubungan yang mendalam antara tanah, masyarakat, serta warisan budaya.
Struktur kostum dirancang dengan detail yang rumit dan terlihat lebih berani. Desain ini merefleksikan sosok anoa yang kuat, tetapi tetap anggun di alam liar. Konsep tersebut menggambarkan keseimbangan antara manusia dan alam, serta menegaskan keindahan sejati yang terletak pada pelestarian dan penghormatan.
Savira menjelaskan kostum tersebut lebih dari sekadar karya visual, tetapi juga wujud identitas dan kebanggaan. Kostum itu mengandung pesan penting untuk melindungi satwa liar yang terancam punah serta menghormati kekayaan alam dan budaya Indonesia.
“More than just a visual creation, this costume is a statement of identity and pride. It carries a meaningful message to protect endangered wildlife and to honor the richness of Indonesia’s natural and cultural legacy,” tulisnya, Selasa (21/4).
Sejak mengikuti audisi dan dinyatakan lolos mewakili Sultra pada Rabu (4/2), Savira saat ini masih terus berjuang mengharumkan nama daerahnya.
Nah sekarang Makin Tahu Indonesia kan!!





