Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Baubau

Menara Pandang Pantai Nirwana Baubau Dibongkar, Dinilai Rawan Ambruk Imbas Korosi

Menara Pandang Pantai Nirwana Baubau Dibongkar, Dinilai Rawan Ambruk Imbas Korosi
Persiapan pembongkaran menara pandang di Pantai Nirwana, Kelurahan Sulaa, Kecamatan Betoambari, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto: IST/PPID Diskominfo Baubau. (19/5/2026).

Baubau – Menara pandang di Pantai Nirwana, Kelurahan Sulaa, Kecamatan Betoambari, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), dibongkar pada Selasa (19/5/2026).

Pembongkaran dilakukan menggunakan alat berat ekskavator oleh tim teknis gabungan lintas sektor guna menjaga keselamatan masyarakat, baik pengunjung maupun warga yang beraktivitas di kawasan wisata tersebut.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Baubau, La Ode Muslimin Hibali, mengatakan langkah itu diambil karena kondisi struktur bangunan menara dinilai rawan runtuh akibat korosi air laut.

Sebelum pembongkaran dilakukan, BPBD Baubau juga memasang spanduk peringatan di area menara pandang. Sejak saat itu, warga dicegah mendekati lokasi karena struktur tiang pancang mulai keropos dan dikhawatirkan dapat roboh secara tiba-tiba.

“Dilarang keras beraktivitas di area menara pandang dalam radius 10 meter. Bangunan ini rawan runtuh dan dalam proses penghapusan aset untuk dilakukan pembongkaran,” demikian keterangan spanduk peringatan tersebut.

Menara yang dibangun pada 2019 itu awalnya difungsikan sebagai titik pengawasan aktivitas pantai. Namun seiring waktu, kondisi bangunan terus mengalami penurunan kualitas sehingga penghapusan aset dan pembongkaran dinilai sebagai langkah paling tepat untuk menghilangkan potensi bahaya.

Langkah tersebut juga mendapat respons positif dari warga yang menyaksikan proses pembongkaran, salah satunya Sasmitha. Menurutnya, pembongkaran tidak hanya penting bagi keselamatan warga, tetapi mendukung estetika wisata.

“Alhamdulillah sudah dibongkar, karena memang harus mengutamakan keselamatan dan estetika wisata,” ujarnya kepada Kendariinfo, Selasa (19/5).

Penulis
Editor Kata
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten