Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Terkini

Mengaku Dihipnotis, IRT di Muna Diperkosa OTK di Depan si Buah Hati

Mengaku Dihipnotis, IRT di Muna Diperkosa OTK di Depan si Buah Hati
Ilustrasi hipnotis. Foto: Istimewa.

Muna – Seorang ibu rumah tangga (IRT) sebut saja Mawar (nama samaran) di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) diperkosa oleh orang tak dikenal (OTK) di depan si buah hati, Rabu (18/1/2023) sekira pukul 11.30 Wita. Saat kejadian, korban mengaku kehilangan kendali karena dihipnotis oleh pelaku.

Kapolres Muna, AKBP Mulkaifin melalui Kapolsek Kabangka, Iptu Nexson saat dikonfirmasi membenarkan insiden pemerkosaan itu.

“Korban di bawah kendali unsur sihir atau hipnotis. Jadi korban tidak berdaya. Kalau dalam keadaan normal, pasti dia tidak mau atau berteriak atau melawan,” ujarnya via WhatsApp, Sabtu (21/1).

Aksi pemerkosaan ini bermula saat Mawar bersama suaminya berinisial H sedang duduk di salah satu pondok kebun yang ada di lokasi tersebut. Tiba-tiba datang OTK menawarkan bantuan bedah rumah. Pasangan suami istri (pasutri) itu setuju.

Selanjutnya, mereka memperlihatkan KTP, Kartu Keluarga (KK), dan OTK tersebut mengambil gambar keduanya sebagai syarat administrasi pengurusan bantuan bedah rumah.

Tidak lama kemudian, kakak ipar Mawar berinisial WL datang di kebun tersebut dan memanggil H untuk membantunya membersihkan kebun. WL dan H pun meninggalkan pondok tersebut.

“Di tempat itu tersisa OTK, korban dan balita yang masih berumur 1 tahun 4 bulan, anak korban,” tambahnya.

Saat keduanya sedang berbincang, OTK menawarkan Mawar melakukan pengobatan spiritual untuk menghilangkan kesialan. Tiba-tiba, suami Mawar kembali ke pondok tersebut sehingga aksi pelaku sempat tertunda.

Baca Juga:  Kenalan di Medsos, Siswi SD di Baubau Jadi Korban Kekerasan Seksual

OTK tersebut meminta H agar bergegas membersihkan badan sebab akan diantar di kantor kecamatan untuk pengurusan bedah rumah yang dijanjikan. Sesampainya di sana, pelaku meninggalkan H sendirian di kantor kecamatan dan ia langsung bergegas kembali ke pondok menemui Mawar.

Sesampainya di pondok, pelaku kembali menawarkan Mawar untuk pengobatan spiritual. Saat itu juga, ia meminta Mawar yang sedang menggendong si buah hati, untuk membuka celana. Tanpa perlawanan, Mawar pun menyimpan balitanya di tempat tidur dan ia menuruti semua kemauan pelaku.

“Saat itulah, pelaku memerkosa korban, tempat korban juga jauh dengan pemukiman sehingga mudah diperdaya,” bebernya.

Usai beraksi, pria misterius itu langsung bergegas dan meninggalkan Mawar bersama buah hatinya.

Tidak lama kemudian, Mawar sadar bahwa ia telah dihipnotis. Ia pun menangis histeris hingga suaminya pulang dan menceritakan semuanya. Tidak terima dengan kejadian itu, Mawar langsung melaporkan pelaku di polisi.

ADVERTISEMENT

“Korban masih trauma, untuk pelaku sendiri kami sudah tahu ciri-cirinya dan masih dalam penyelidikan polisi,” pungkasnya.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten