Motor Mahasiswi di Kendari Dicuri saat Mengajar, Aksi Pelaku Terekam CCTV

Kendari – Seorang mahasiswi semester akhir di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) bernama Nur Grace (21), menjadi korban pencurian sepeda motor saat sedang mengajar di sebuah tempat kursus bahasa. Motor jenis Honda Beat karburator tahun 2012 miliknya raib digasak maling, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp8 juta.
Peristiwa ini terjadi pada Selasa (10/6/2025), sekitar pukul 18.00 Wita di Kendari Language Center, Kelurahan Lahundape, Kecamatan Kendari Barat.
“Waktu itu saya sedang makan malam di dalam ruko tempat kursus, setelah selesai mengajar. Sekitar jam 8 malam saya keluar untuk memasukkan motor ke dalam, tapi motor saya sudah tidak ada. Padahal sore jam 5 masih terlihat di parkiran,” ujar Nur kepada Kendariinfo, Kamis (12/6/2025).
Awalnya, ia tidak curiga karena sempat merencanakan agar motor tersebut dibawa oleh temannya untuk diganti kuncinya.
“Saya kira teman saya yang ambil malam itu, jadi tidak menyangka kalau itu dicuri,” jelasnya.
Namun keesokan paginya, motor tak kunjung kembali. Korban pun memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi, dan mendapati bahwa motornya telah dibawa oleh dua orang pria tak dikenal sekitar pukul 18.00 Wita, tepat saat dirinya sedang makan malam.
“Dalam rekaman terlihat dua orang laki-laki masuk lewat samping ruko, bukan dari depan. Jadi gerak-gerik mereka tidak terlalu terlihat oleh orang lain,” jelasnya.
Aksi pencurian itu berlangsung cepat dan nyaris tanpa disadari orang-orang di sekitar. Motor dibawa kabur tanpa suara mencurigakan.
Korban telah membuat laporan pihak kepolisian. Saat ini, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan dan pencarian pelaku oleh aparat berwenang.
“Saya sudah lapor polisi, semoga pelakunya bisa segera ditangkap,” harapnya.
Kejadian itu menambah daftar panjang kasus pencurian kendaraan bermotor di Kota Kendari. Masyarakat diimbau untuk lebih waspada saat memarkirkan kendaraan, terutama di lokasi terbuka tanpa pengawasan ketat.





