Nelayan di Binongko Wakatobi Kehilangan Kapal, Mata Pencaharian Terhenti
Wakatobi – Seorang nelayan bernama Rafiudin, warga Desa Makoro, Kecamatan Binongko, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra), kehilangan kapal. Ia mengetahui hal tersebut saat memeriksa dan mendapati kapalnya sudah tidak berada di tempat semula.
Rafiudin mengatakan, kapalnya hilang di area Karang Koromaha, kawasan laut yang berada di perbatasan Kecamatan Tomia dan Kecamatan Binongko, Wakatobi. Saat itu, ia hendak mengecek kapalnya pada Selasa (3/2/2026) sekitar pukul 00.01 Wita, namun sudah tidak berada di tempat. Meski begitu, ia menduga, kapal miliknya tersebut hanyut.
“Setelah kapal hilang, saya tidak punya mata pencaharian. Mau cari kapal lain juga tidak ada cadangan,” ujarnya kepada Kendariinfo, Rabu (4/2).
Rafiudin menyampaikan, belum ada kabar terkait keberadaan kapalnya. Ia menyebut saat hendak memeriksa lokasi kapal, kondisi arus tidak kuat sehingga sulit memastikan penyebab kehilangan tersebut.
“Belum ada kabar sampai hari ini. Belum didapat. Saya juga tidak bisa menduga penyebabnya. Tetapi, arusnya tidak kuat. Namanya musibah,” ungkapnya.
Hingga saat ini, pihak keluarga masih melakukan pencarian dan mengumumkan informasi tersebut melalui media sosial.
“Minta tolong jika ada yang melihat bodi (kapal) hanyut seperti di gambar, mohon infokan,” tulis akun Facebook Wa Nur Iman, Rabu (4/2).
Kapal yang dinyatakan hilang berwarna biru, kuning, dan putih dengan panjang 12,35 m, lebar 1,85 m, dan tinggi 1,23 m.
