Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Buton

Pelajar SMA di Buton Utara Diperkosa Kekasih Bersama 2 Rekannya di Kebun

Pelajar SMA di Buton Utara Diperkosa Kekasih Bersama 2 Rekannya di Kebun
Dua pelaku pencabulan di Buton Utara berinisial R dan HB saat ditangkap. Foto: Istimewa.

Buton Utara – Seorang pelajar SMA diperkosa kekasihnya bersama dua rekannya di salah satu kebun yang ada di Kecamatan Kulisusu, Kabupaten Buton Utara (Butur), Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (6/10/2022).

Korban sebut saja Bunga (nama samaran) berumur 15 tahun, sedangkan kekasihnya berinisial R. Dua pelaku lainnya yang juga merupakan rekan R masing-masing inisial HB dan I.

Kasat Reskrim Polres Butur, AKP Laode Sumarno mengatakan, aksi pencabulan itu bermula saat korban Bunga dihubungi oleh kekasihnya R untuk nongkrong di salah satu kebun yang ada di Kecamatan Kulisusu.

Korban menurutinya dan menuju tempat tersebut. Saat sampai di sana, korban dan ketiga pelaku sempat berbincang-bincang. Saat itu, orang tua Bunga sempat melintas tetapi Bunga diarahkan oleh para pelaku untuk bersembunyi guna mengelabui orang tuanya.

Selanjutnya, para pelaku membawa Bunga di salah satu pondok yang ada di kawasan kebun tersebut. Di tempat itulah, kekasih korban dan dua rekannya menyetubuhi korban secara bergantian.

“Korban (Bunga) punya hubungan pacaran dengan pelaku R. Dicabuli di rumah-rumah kebun (pondok-pondok),” kata Sumarno saat dihubungi via WhatsApp, Sabtu (8/10).

Usai melampiaskan nafsu birahinya, korban diarahkan pulang ke rumahnya. Orang tua Bunga yang melihat korban pulang larut malam langsung mengintrogasi Bunga. Dari hasil interogasi, pelajar SMA itu mengaku telah disetubuhi layaknya pasangan suami istri oleh pelaku R, HB, dan I. Saat itu juga, orang tua Bunga melaporkan para pelaku ke polisi.

Baca Juga:  Pemuda Buton dan Baubau Lolos Audisi Dangdut Academy 5 Indosiar

Keesokan harinya, Jumat (7/10), polisi mengejar para pelaku di Kecamatan Kulisusu, Butur. Namun, pihaknya hanya menangkap 2 orang pelaku inisial R dan HB, sedangkan pelaku inisial I melarikan diri saat akan ditangkap.

“Pelaku 3 orang, yang baru ditangkap 2 orang (inisial R dan HB), 1 melarikan diri (inisial I),” jelasnya

Sumarno mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku inisial I. Sedangkan dua pelaku inisial R dan HB lainnya telah digiring di Mapolres Butur untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Motifnya sama-sama mau,” pungkasnya.

Para pelaku dijerat dengan Pasal 82 ayat (2) subsider ayat (1) juncto Pasal 76E UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman paling lama 15 tahun penjara.

ADVERTISEMENT
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten