Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Terkini

Pemkot Kendari Mulai Benahi Pedestrian Eks MTQ

Pemkot Kendari Mulai Benahi Pedestrian Eks MTQ
Pemkot Kendari saat meninjau proses pembenahan pedestrian eks MTQ Kendari. Foto: Istimewa.

Kendari – Penjabat (Pj.) Wali Kota Kendari, Muhammad Yusup meninjau pedestrian kawasan eks MTQ Kendari yang telah masuk tahapan pembenahan.

Muhammad Yusup memantau langsung proses pembenahan pedestrian di Jalan Abunawas, kawasan eks MTQ Kota Kendari yang telah resmi dimulai sebagai bagian dari upaya peningkatan fasilitas umum di ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tersebut.

Yusup mengatakan bahwa pembenahan ini adalah langkah penting untuk meningkatkan kenyamanan pejalan kaki dan memperindah tampilan Kota Kendari.

“Pembenahan pedestrian ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga yang menggunakan fasilitas ini. Selain itu, kita juga ingin meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan agar lebih tertata rapi,” kata Yusup dikutip dari laman resmi Pemkot Kendari, Rabu (4/9/2024).

Proyek ini merupakan bagian dari rencana besar Pemkot Kendari untuk menata ulang wajah kota. Pj. Wali Kota Kendari menambahkan bahwa proyek ini direncanakan berlangsung selama empat bulan, dengan target penyelesaian pada Desember 2024.

“Insyaallah, proyek ini dimulai hari ini dan diharapkan selesai pada bulan Desember 2024,” ungkapnya.

Dia juga menekankan pentingnya koordinasi antara semua instansi terkait untuk memastikan bahwa pekerjaan ini berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas masyarakat.

“Kami meminta dukungan dari seluruh pihak agar pembenahan ini dapat selesai tepat waktu dan tanpa kendala berarti. Dengan demikian, masyarakat dapat segera merasakan manfaatnya,” tambah Pj. Wali Kota Kendari.

Baca Juga:  PERKI Kendari Gelar Senam Bersama dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Eks MTQ

Pembenahan ini mencakup perbaikan trotoar, penataan saluran air, serta pemasangan fasilitas pendukung seperti lampu penerangan jalan dan tempat duduk. Selain itu, utilitas bawah tanah juga akan ditata ulang oleh PDAM, Telkom, dan PLN untuk mencegah gangguan selama proses pengerjaan.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten