Pemkot Kendari Pastikan Stok Pangan Terkendali hingga Mei 2025

Kendari – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari memastikan pasokan pangan utama seperti beras, minyak goreng, dan gula, akan tetap aman hingga Mei 2025. Pernyataan itu disampaikan Manajer Suplai Rantai dan Layanan Publik Bulog Sultra, Ardiansyah, Kamis (19/12/2024).
Ardiansyah menyebut Gudang Bulog Kendari saat ini memiliki cadangan sekitar 4 ribu ton beras, 100 ribu liter minyak goreng, dan 250 ton gula yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga lima bulan ke depan.
“Tim Satgas Pangan Kota Kendari bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) melakukan inspeksi mendadak (sidak) di dua pasar tradisional, yaitu pasar sentral di Kecamatan Kendari Barat dan Pasar Basah Mandonga di Kecamatan Mandonga,” katanya.
Hasil sidak menunjukkan adanya kenaikan harga beberapa komoditas pangan, terutama bawang merah, bawang putih, daging sapi, ayam potong, telur, dan beras. Misalnya, bawang merah dan bawang putih kini Rp45.000 per kilogram, daging sapi Rp140.000 per kilogram, ayam potong Rp40.000 per ekor, telur Rp55.000 – Rp60.000 per rak, dan beras Rp12.000 per liter.
Menurut Asisten II Pemkot Kendari, Jahuddin, meskipun harga beberapa barang mengalami kenaikan, pasokan beras, minyak goreng, dan gula tetap terjaga aman. Kenaikan harga tersebut lebih disebabkan peningkatan permintaan, bukan karena kelangkaan pasokan.
“Stok pangan seperti beras, minyak goreng, dan gula masih cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga Lebaran 2025,” ujar Jahuddin.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar bijak dalam berbelanja, menghindari pembelian berlebihan yang bisa memperburuk keadaan. Pemantauan ketat terhadap ketersediaan bahan pokok itu menjadi langkah strategis Pemkot Kendari untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan kebutuhan pangan masyarakat tercukupi selama periode perayaan Natal 2024, Tahun Baru 2025, hingga Idulfitri 2025.





