Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

Pemkot Kendari Resmi Punya Bank Sampah, Setoran Perdana Capai 19,6 Kg

1
0
Bank Sampah Balai Kota Kendari. Foto: Dok. Prokopim Kota Kendari. (21/8/2026).

Kendari – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari resmi mengoperasikan Bank Sampah Balai Kota Kendari untuk mendorong pengelolaan sampah anorganik dari lingkungan pemerintahan, Jumat (21/8/2026). Setoran perdana di bank sampah itu mencapai 19,6 kg.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, meluncurkan bank sampah tersebut sebagai bagian dari pelaksanaan Instruksi Wali Kota Kendari Nomor 4 Tahun 2026 tentang Gerakan ASN Membawa, Memilah, dan Menyerahkan Sampah Anorganik.

Pada peluncuran perdana, Siska langsung menimbang sampah anorganik yang telah dikumpulkan. Total sampah yang disetorkan mencapai 19,6 kilogram dengan nilai Rp33.000.

Nilai hasil penimbangan tersebut kemudian dimasukkan ke dalam saldo Bank Sampah Balai Kota Kendari. Siska meminta pengelolaannya dilakukan secara profesional dan transparan agar sampah yang dikumpulkan memberikan manfaat bagi lingkungan maupun pemerintah.

Bank Sampah Balai Kota Kendari menjadi tempat bagi ASN untuk menyetorkan sampah anorganik yang telah dipilah dari rumah atau tempat kerja. Setoran dilakukan setiap Jumat selama jam kerja.

Jenis sampah yang dapat disetorkan meliputi botol plastik, botol deterjen dan sampo, wadah makanan, kertas HVS, dokumen lama, buku, kardus, kaleng, besi tua, seng, hingga sisa kabel.

Siska mengatakan keberadaan bank sampah tersebut diharapkan dapat mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke tempat pemrosesan akhir (TPA). Sistem tersebut juga memungkinkan sampah yang masih memiliki nilai ekonomi untuk kembali dimanfaatkan.

“Pilahlah dari sumbernya, manfaatkan yang masih bernilai, dan sebisa mungkin kurangi sampah yang terbuang ke TPA,” kata Siska.

Gerakan tersebut melibatkan sekitar 10.505 ASN lingkup Pemkot Kendari. Setiap ASN ditargetkan menyetorkan minimal dua kilogram sampah anorganik terpilah setiap bulan.

Jika seluruh ASN memenuhi target tersebut, sampah yang terkumpul diperkirakan mencapai lebih dari 20 ton setiap bulan.

Siska menyebut pengelolaan sampah di Polresta Kendari menjadi salah satu inspirasi Pemkot Kendari dalam membangun sistem serupa di lingkungan Balai Kota.

Ia juga meminta kepala OPD, camat, dan lurah mengembangkan bank sampah di lingkungan kerja dan wilayah masing-masing sehingga pemilahan sampah tidak hanya berlangsung di Balai Kota Kendari.

Pemkot Kendari selanjutnya akan membenahi fasilitas Bank Sampah Balai Kota Kendari agar lebih representatif dan sesuai dengan konsep yang telah direncanakan.

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: