Pemkot Kendari Siapkan Rp24 Miliar untuk Bangun Tempat Pengolahan Sampah Terpadu

Kendari – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari menyiapkan anggaran sekitar Rp24 miliar untuk membangun tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) di kawasan TPAS Puuwatu pada 2027.
Rencana tersebut menjadi salah satu perhatian dalam kunjungan Direktorat Jenderal (Dirjen) Bina Pembangunan Daerah (Bangda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ke kawasan pengelolaan sampah Puuwatu, Kamis (27/8/2026).
Tim Bangda Kemendagri turun langsung melihat kondisi pengelolaan sampah di Puuwatu sebagai bagian dari persiapan Kota Kendari mengikuti program Local Service Delivery Improvement Project (LSDP).
Kunjungan itu juga menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah untuk memetakan kebutuhan pengelolaan sampah sebelum pembangunan TPST dilakukan. Tim melihat sejumlah fasilitas yang telah beroperasi sekaligus mencermati bagian yang masih membutuhkan penguatan.
Mereka meninjau area pembuangan sampah, jembatan timbang, sumur bor, hingga fasilitas pengolahan sampah yang menghasilkan gas metan.
Kondisi pengolahan gas metan menjadi salah satu hal yang menarik perhatian dalam peninjauan tersebut. Pemkot Kendari telah memanfaatkan gas hasil pengolahan sampah sebagai sumber energi untuk kebutuhan tertentu.
Pemanfaatan itu diperlihatkan langsung kepada Tim Bangda Kemendagri. Energi dari gas metan bahkan digunakan untuk memasak pisang goreng yang kemudian dinikmati bersama di lokasi TPAS Puuwatu.
Kepala Bappeda Kota Kendari, Muh. Syaiful, mengatakan Pemkot Kendari telah menyiapkan anggaran sekitar Rp24 miliar untuk pembangunan TPST Puuwatu pada 2027.
Selain menyiapkan pembangunan TPST, Pemkot Kendari juga menjalankan sejumlah program untuk mengurangi persoalan sampah dari sumbernya. Program tersebut meliputi gerakan ASN mengumpulkan sampah, proyek percontohan pengelolaan sampah di Kecamatan Kadia, serta pembentukan Lembaga Pengelola Sampah (LPS) di setiap kecamatan.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, mengatakan hasil peninjauan lapangan akan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah dalam memperkuat pengelolaan sampah.
“Peninjauan langsung memberikan gambaran nyata mengenai kondisi pengelolaan sampah sekaligus kebutuhan yang masih harus diperkuat,” katanya.
Pemkot Kendari akan menindaklanjuti catatan dari hasil kunjungan tersebut melalui perangkat daerah terkait, termasuk dalam persiapan pembangunan TPST Puuwatu.
Tim Bangda Kemendagri didampingi Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman; Kepala Bappeda Kota Kendari, Muh. Syaiful; Kepala Dinas PUPR, Muh. Jayadi; Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), Erlis Sadya Kencana; serta jajaran teknis.





