Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Konawe

Pemuda Wonua Raya Ikut Pawai Budaya di Baito Konsel, Usung Tema Perjuangan Pahlawan

Pemuda Wonua Raya Ikut Pawai Budaya di Baito Konsel, Usung Tema Perjuangan Pahlawan
Peserta kontingen Desa Wonua Raya menampilkan perjuangan rakyat melawan penjajah dalam pawai budaya di Kecamatan Baito, Konawe Selatan (Konsel). Foto: Istimewa. (22/8/2025).

Konawe Selatan – Kontingen Desa Wonua Raya, Kecamatan Baito, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), turut ambil bagian dalam pawai budaya yang digelar oleh Pemerintah Kecamatan Baito, Jumat (22/8/2025). Dalam kegiatan tersebut, mereka menampilkan atraksi kreatif bertema perjuangan pahlawan di Kantor Kecamatan Baito.

Salah satu peserta, Abdi Dwiansyah (23), menjelaskan bahwa dirinya ikut langsung dalam barisan pawai dengan kostum serba putih. Ia bersama rekan-rekannya menampilkan teatrikal perjuangan rakyat melawan penjajah, lengkap dengan simbol bambu runcing dan darah tiruan di tubuh mereka.

Di bagian lain, tampak mobil hias kontingen Desa Wonua Raya membawa sejumlah pemuda dengan pakaian lusuh berlumur merah, menggambarkan semangat perlawanan di masa perjuangan. Beberapa peserta lain juga terlihat membawa replika senjata laras panjang, sementara pemuda yang berdiri di atas mobil memerankan adegan perlawanan rakyat melawan penjajah.

Peserta kontingen Desa Wonua Raya menampilkan perjuangan rakyat melawan penjajah dalam pawai budaya di Kecamatan Baito, Konawe Selatan (Konsel).
Peserta kontingen Desa Wonua Raya menampilkan perjuangan rakyat melawan penjajah dalam pawai budaya di Kecamatan Baito, Konawe Selatan (Konsel). Foto: Istimewa. (22/8/2025).

“Kami mengikuti karnaval budaya dengan tema perjuangan pahlawan. Motivasinya tidak jauh untuk mengajarkan masyarakat sadar akan perjuangan pahlawan,” ujar Abdi kepada Kendariinfo, Sabtu (23/8).

“Agar masyarakat bisa menanamkan, mengenang, dan melanjutkan semangat kepahlawanan dengan meneladani nilai-nilai seperti keberanian, patriotisme, integritas, dan gotong royong dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Ia menambahkan, keterlibatannya dalam karnaval tersebut menjadi wadah untuk menyampaikan pesan moral kepada masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak melupakan jasa pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan.

Baca Juga:  Mudik Jadi Alasan Warga Kendari Ikut Vaksin Booster
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten