Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Pemerintah

Pengurus Kombongan Sang Torayan Kolaka Utara Dikukuhkan Bupati Kolut

Pengurus Kombongan Sang Torayan Kolaka Utara Dikukuhkan Bupati Kolut
Pertunjukan seni budaya Toraja pada kegiatan Silaturahmi Sikamali dan Pengukuhan Pengurus Kombongan Sang Torayan di Kolaka Utara. Foto: Istimewa. (24/1/2022).

Kolaka UtaraBupati Kolaka Utara (Kolut), H. Nur Rahman Umar mengukuhkan pengurus Kombongan Sang Torayan Kolaka Utara (KST-KU) sebagai organisasi masyarakat (Ormas) di alun-alun, Kolut, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (24/1/2022).

Dalam pengukuhan itu, Bupati Kolut menyerahkan pataka Kombongan Sang Torayan kepada ketua umum organisasi masyarakat tersebut, yang disaksikan oleh Wakil Gubernur (Wagub) Sultra, Lukman Abunawas.

Setelah melakukan pengukuhan, Ketua Paguyuban Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) selaku pemangku adat Toraja mengangkat Wagub Sultra untuk memberikan anugerah sebagai warga kehormataan orang Toraja di Sultra.

Kegiatan Silaturahmi Sikamali dan Pengukuhan Pengurus Kombongan Sang Torayan di Kolaka Utara.
Kegiatan Silaturahmi Sikamali dan Pengukuhan Pengurus Kombongan Sang Torayan di Kolaka Utara. Foto: Istimewa. (24/1/2022).

Lukman mengucapkan selamat dan sukses kepada pengurus yang baru dilantik oleh Bupati Kolut. Kemudian, ia berterima kasih kepada PMTI yang telah menganugerahkannya sebagai warga kehormatan dalam paguyuban Toraja.

“Organisasi Kombongan Sang Torayan Kolaka Utara, merupakan manifestasi dari kekompakan atau kebersamaan yang selalu dirindukan masyarakat Toraja dalam kehidupan sosial kemasyarakatan yang telah ada sejak zaman dahulu,” kata Lukman.

Dia mengatakan, diaspora masyarakat Toraja di seluruh pelosok tanah air teristimewa di Sultra dan memiliki arti penting bagi pemerintah, karena turut serta memberikan kontribusi positif dalam proses pembangunan.

Selanjutnya, kegiatan ini di isi dengan pertunjukan seni budaya Toraja hingga persembahan musik bambu.

Diketahui, kegiatan ini mempunyai dua semboyan yang berlaku pada masyarakat Toraja di seluruh dunia, yaitu “Sang rodoan tingting sang tirimbakan payo-payo” yang maknanya “Satu orang yang dituakan dalam pengambilan sikap, maka semua harus mengikutinya” dan “Misa kada dipotuo pantan kada dipomate” yang memiliki makna “Satu kata dalam kehidupan, pantang mengingkari janji”.

Baca Juga:  Ganti Rugi Kerusakan Bentrok di Kendari Mulai Disalurkan Hari Senin

Pengukuhan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Sultra, Bupati Kolaka Utara, Ketua DPRD Kolaka Utara, Dandim Kolaka, Kapolres Kolaka, Ketua KADIN Sultra, Forkopimda Kolaka, Ketua PMTI Sultra, seluruh kepala SKPD lingkup Kolut, para kepala kelurahan/desa Kolut, para ketua paguyuban, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda serta masyarakat Toraja yang berada di Sultra.

Wakil Gubernur Sultra, Lukman Abunawas saat diberikan kalungan bunga berupa sarung.
Wakil Gubernur Sultra, Lukman Abunawas saat diberikan kalungan bunga berupa sarung. Foto: Dinas Kominfo Sultra. (24/1/2022).

Penulis
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten