Penikaman Remaja di Buton Dipicu Dendam Lama, Polisi Kejar 1 Pelaku

Buton – Insiden penikaman terhadap seorang remaja di Desa Wasuamba, Kecamatan Lasalimu, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Sabtu (4/4/2026) ternyata dipicu oleh dendam lama. Polisi mengungkap, konflik antara korban dan pelaku sudah terjadi sebelumnya saat keduanya berada di Papua.
“Dari hasil pemeriksaan sementara, motifnya karena dendam lama antara korban dan salah satu pelaku,” kata Kasat Reskrim Polres Buton, AKP Sunarton, Minggu (5/4).
Dalam aksinya, pelaku berinisial AL (18) yang bertindak sebagai eksekutor berboncengan menggunakan sepeda motor dengan pelaku lainnya inisial Z. Ia menusuk korban menggunakan badik saat berhasil mendekati motor korban.
Korban tetap melaju meski dalam kondisi terluka, sementara kedua pelaku terus mengejar hingga batas Desa Lasalimu. Setelah itu, korban dievakuasi oleh keluarganya ke fasilitas kesehatan terdekat.
“Korban mengalami luka robek cukup dalam di bagian punggung dan harus menjalani jahitan hingga puluhan,” jelasnya.
Satreskrim Polres Buton bergerak cepat setelah menerima laporan, dan berhasil meringkus pelaku AL yang kabur ke wilayah Kota Baubau kurang dari 24 jam. Namun, satu pelaku lainnya yakni Z yang diduga sebagai pemberi perintah masih dalam pengejaran.
“Kami masih melakukan pengejaran terhadap satu pelaku lainnya. Identitasnya sudah kami kantongi,” tegas Sunarton.
Remaja di Buton Ditikam dari Belakang Usai Dibuntuti, 1 Pelaku Ditangkap




