Penumpang di Kendari Bantah Penjelasan Batik Air soal Info Pembatalan Penerbangan

Kendari – Mirkas, penumpang pesawat Batik Air di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) mengaku dirugikan atas pembatalan penerbangan dari Bandara Haluoleo (KDI) menuju Bandara Soekarno-Hatta (CGK) pada Sabtu (11/6/2022) lalu. Maskapai yang menyebut telah memberitahu pembatalan sebelum waktu penerbangan dibantah Mirkas.
Mirkas mengatakan, harus menunggu tujuh jam di Bandara Haluoleo akibat tidak adanya informasi pembatalan penerbangan Batik Air. Penerbangan pesawat Batik Air yang dijadwalkan 08.25 WITA diundur menjadi 15.30 WITA. Mirkas menyebut, nomor telepon rekannya yang digunakan untuk membeli tiket pesawat sama sekali tidak menerima pemberitahuan dari maskapai.
“Ini murni kelalaian dari pihak maskapai yang tidak menyampaikan pemberitahuan pembatalan penerbangan. Logikanya, jika memang ada pemberitahuan pembatalan yang dikirim pihak maskapai, mana mungkin kami datang pagi sesuai dengan jadwal penerbangan awal,” kata Mirkas, Senin (14/6).
Bahkan saat melakukan komplain di Kantor Lion Grup, Mirkas tidak mendapat informasi pembatalan penerbangan. Mirkas mengaku sempat mendapat tawaran penerbangan alternatif melalui pesawat Lion Air, namun menolaknya. Meski begitu, Mirkas akhirnya berangkat menggunakan Batik Air ID-6725 pada pukul 15.30 WITA.
“Memang sempat ditawarkan penerbangan alternatif menggunakan pesawat Lion Air, tapi saya tolak karena sejak awal memang saya tidak mau,” ujar Mirkas.
Sementara itu, pihak maskapai melalui Corporate Communications Strategic of Wings Air, Danang Mandala Prihantoro, telah meminta maaf atas kejadian tersebut. Dia mengungkapkan, Batik Air telah menyesuaikan jadwal keberangkatan menjadi ID-6725 pukul 15.30 WITA dari keberangkatan awal ID-8725 pukul 08.25 WITA.
“Batik Air menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyaman yang timbul. Perubahan ini disebabkan alasan operasional,” ungkap Danang melalui keterangan resminya, Minggu (12/6).
Danang menjelaskan, Batik Air sudah menginformasikan perubahan jadwal penerbangan ke semua daftar nomor telepon calon penumpang yang telah dimasukkan saat pembelian tiket. Namun berdasarkan hasil pengecekan, kontak yang tertera pada tiket Mirkas bukan nomor telepon sendiri. Danang menyebut, kesalahpahaman itu telah dijelaskan Batik Air dan menawarkan proses pemindahan ke penerbangan lain yang lebih cepat.
“Secara aktual, tamu tersebut (Mirkas) telah mengikuti penerbangan di hari yang sama. Pesawat lepas landas dari Bandara Haluoleo dan sudah tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pukul 18.10 WIB,” jelasnya.
Danang pun mengimbau kepada seluruh calon penumpang yang merencanakan penerbangan memasukkan nomor telepon aktif sesuai dengan data pribadi. Kesesuain tersebut diharapkan agar penyampaian informasi menjadi lancar.
“Batik Air menegaskan, nama tamu yang akan berangkat dan nomor handphone harus sesuai. Langkah ini diperlukan dalam upaya kelancaran proses penyampaian informasi,” pungkasnya.
Penumpang Pesawat Rute Kendari – Jakarta Keluhkan Batal Berangkat, Ini Penjelasan Batik Air





