Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Bisnis

Penumpang Pesawat Rute Kendari – Jakarta Keluhkan Batal Berangkat, Ini Penjelasan Batik Air

2
2
Ilustrasi pesawat Batik Air. Foto: Istimewa.

Kendari – Pihak maskapai Batik Air memberikan keterangan resminya terkait keluhan salah satu penumpang yang batal terbang rute Kendari melalui Bandar Udara (Bandara) Haluoleo, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra) tujuan Jakarta melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten, Sabtu (11/6/2022) pukul 08.25 WITA.

Corporate Communications Strategic of Batik Air, Danang Mandala Prihantoro menjelaskan, Batik Air dengan nomor penerbangan ID-8725 pada pukul 08.25 WITA melakukan penyesuaian jadwal keberangkatan menjadi penerbangan ID-6725 pada pukul 15.30 WITA. Perubahan ini disebabkan alasan operasional.

“Menurut data dari sistem, Batik Air sudah menginformasikan mengenai perubahan jadwal penerbangan dilakukan broadcast text yakni metode pengiriman data/informasi dikirim ke semua daftar kontak nomor handphone calon penumpang yang telah dimasukkan saat pembelian tiket pesawat udara, pada Rabu (8/6),” jelas Danang melalui keterangan resminya, Minggu (12/6).

Danang mengatakan, berdasarkan hasil pengecekan, nomor kontak yang tertera pada tiket penumpang tersebut adalah nomor kantor dan nomor handphone temannya dalam satu tiket pesawat (booking code) bukan nomor sendiri (nomor handphone penumpang dimaksud tidak dimasukkan atau didaftarkan).

“Batik Air telah menjelaskan kepada tamu dimaksud yang melakukan pelaporan di konter layanan pelanggan bandar udara (Customer Service). Batik Air di Bandar Udara Haluoleo dengan menawarkan proses pemindahan ke penerbangan lain yang lebih cepat (transfer flight). Namun, tamu bersangkutan belum berkenan,” katanya.

Lebih lanjut, secara aktual, tamu tersebut telah mengikuti penerbangan di hari yang sama, Sabtu (11/6). Pesawat lepas landas dari Bandara Haluoleo dan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pukul 18.10 WIB.

Dia mengimbau dan mewajibkan para calon penumpang yang merencanakan penerbangan saat proses pemesanan dan pembelian tiket tetap memasukkan nomor handphone yang aktif dengan sesuai.

“Nama tamu yang akan berangkat dan nomor handphone harus sesuai. Langkah ini diperlukan dalam upaya kelancaran proses penyampaian informasi,” tegasnya.

Sebelumnya, salah satu penumpang Batik Air bernama Mirkas mengaku tidak mendapat informasi pembatalan. Oleh itu, dia merasa dirugikan pihak maskapai.

Penumpang di Kendari Bantah Penjelasan Batik Air soal Info Pembatalan Penerbangan

Penulis
Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: