Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

Polda Sultra Gandeng Influencer se-Kota Kendari Bahas Keamanan Siber dan Etika Bermedia Sosial

Polda Sultra Gandeng Influencer se-Kota Kendari Bahas Keamanan Siber dan Etika Bermedia Sosial
Ditkrimsus Polda Sultra dan sejumlah influencer dalam kegiatan Jumat Curhat bersama Komunitas Influencer Kendari di Maimo Cafe & Bistro. Foto: Istimewa. (21/11/2025).

KendariPolda Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) menggandeng sejumlah influencer dalam kegiatan Jumat Curhat bersama Komunitas Influencer Kendari, Jumat (21/11/2025).

Kegiatan ini berlangsung di Maimo Cafe & Bistro, Jalan Saosao, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Sultra. Turut hadir sejumlah influencer sekaligus konten kreator di antaranya, Inal Tora, Rere Suhurin Wadala, Naqia Amanda Putri (Puput Hg), Dewi Amor, Umar Ridwan, Aril Syahrirr, Alkes Kelor, Rieski D. Oktaviana, Rama, dan lainnya.

Dalam kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wadir Krimsus AKBP Didik Erfianto, serta dihadiri Wadirpam Obvit AKBP Darmono, Wadir Polairud AKBP Dodik, Wadir Samapta AKBP Herman, dan perwakilan PJU satker terkait.

Ditkrimsus Polda Sultra menggelar kegiatan Jumat Curhat bersama Komunitas Influencer Kendari di di Maimo Cafe & Bistro.
Ditkrimsus Polda Sultra menggelar kegiatan Jumat Curhat bersama Komunitas Influencer Kendari di di Maimo Cafe & Bistro. Foto: Istimewa. (21/11/2025).

Dalam pertemuan tersebut, AKBP Didik menegaskan pentingnya menjalin kemitraan strategis dengan para influencer untuk menyerap aspirasi masyarakat dan menciptakan ruang digital yang lebih aman.

“Komunitas influencer dapat berkolaborasi dengan kepolisian dalam edukasi publik, terutama terkait keamanan bermedia sosial,” tegasnya.

Influencer, Inal Tora, memaparkan sejumlah persoalan di Kendari, seperti maraknya aktivitas remaja yang membuat konten TikTok di kawasan Eks MTQ. Inal juga mendorong kolaborasi antara influencer, instansi pemerintah, dan kepolisian untuk melakukan sosialisasi tertib lalu lintas serta pembekalan pedoman bermedia sosial bagi para kreator konten.

Menanggapi hal tersebut, Kasubdit V Tipid Siber AKBP Decky Hendra Wijaya menjelaskan bahwa konten influencer memiliki pengaruh besar terhadap perilaku netizen. Ia meminta seluruh kreator menjaga agar situasi di Sultra tetap kondusif, mengingat kasus penipuan online, pencemaran nama baik, dan penyebaran isu SARA masih sering terjadi di wilayah tersebut.

Sejumlah influencer menghadiri kegiatan Jumat Curhat bersama Komunitas Influencer Kendari yang digelar Ditkrimsus Polda Sultra di Maimo Cafe & Bistro.
Sejumlah influencer menghadiri kegiatan Jumat Curhat bersama Komunitas Influencer Kendari yang digelar Ditkrimsus Polda Sultra di Maimo Cafe & Bistro. Foto: Istimewa. (21/11/2025).

“Para influencer agar lebih berhati-hati dalam membuat konten,” ujarnya.

Baca Juga:  Pemprov Sultra Tunggu Surat Edaran Kemendagri Terkait Pelantikan Kepala Daerah Terpilih 2024

Ia menekankan pentingnya menghadirkan konten ramah anak, menghindari kata-kata vulgar, serta menjauhi promosi terkait judi online. “Mari bersama-sama menciptakan konten yang bermanfaat dan membangun,” ujarnya.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten