Polisi Kejar 2 Remaja Pembawa Balok yang Tabrak Warga di Kendari
Kendari – Polisi masih menyelidiki kasus penabrakan terhadap seorang warga berinisial E yang diduga dilakukan dua remaja usai ditegur karena berkendara ugal-ugalan di Kelurahan Kampung Salo, Kecamatan Kendari, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu (7/6/2026) pagi.
Kapolsek Kendari, AKP Muh. Ansar Ali, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut.
“Masih lidik Pak,” singkat Ansar saat dikonfirmasi.
Kasus ini mencuat setelah istri korban berinisial S mengunggah video penabrakan beserta kronologi kejadian melalui media sosial (medsos). Dalam insiden tersebut, korban disebut mengalami sejumlah luka lecet pada bagian kaki hingga perut dan sempat mendapatkan perawatan di Puskesmas Kandai, serta melaporkan kejadian itu ke Polsek Kendari.
Berdasarkan keterangan korban, insiden bermula sekitar pukul 05.30 Wita ketika dirinya bersama sang istri sedang beraktivitas di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka. Saat itu, dua remaja yang berboncengan sepeda motor disebut berulang kali melintas dengan kecepatan tinggi.
Korban kemudian menegur keduanya agar mengurangi laju kendaraan karena banyak warga yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi. Namun, teguran tersebut diduga memicu adu mulut antara korban dan kedua remaja tersebut.
“Kita ini anak lorong,” kata E, menirukan pernyataan kedua remaja tersebut.
Lanjut E, setelah sempat terlibat cekcok, kedua remaja itu meninggalkan lokasi. Tidak lama kemudian, mereka kembali bersama beberapa rekannya.
“Datang lagi bawa balok seperti di video itu. Ada teman-temannya itu di motor lain, mereka menunggu di dekat jembatan,” jelasnya.
Korban menduga para remaja tersebut kembali karena perselisihan yang sebelumnya terjadi. Dalam video yang beredar, terlihat situasi keributan yang berujung pada dugaan penabrakan terhadap korban.
E juga menyangkan hilangnya sepeda motor milik pelaku yang sebelumnya tertinggal di lokasi kejadian. Menurutnya, kendaraan tersebut seharusnya dapat menjadi barang bukti dalam proses penyelidikan.
“Motor itu barang bukti sebenarnya, tetapi ada warga sekitar yang bawa dan sembunyikan. Itu anak-anak seperti dilindungi sama warga di sana,” ungkapnya.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas para terduga pelaku serta mengumpulkan keterangan dan barang bukti terkait peristiwa tersebut.
Remaja di Kendari Diduga Sengaja Tabrak Warga Usai Ditegur Ugal-ugalan
