Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Crime

Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan Terkait Penganiayaan Oknum Guru Terhadap Siswanya di Baubau

Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan Terkait Penganiayaan Oknum Guru Terhadap Siswanya di Baubau
Kapolres Baubau, AKBP Erwin Pratomo (tengah). Foto: Istimewa. (1/9/2022).

Baubau – Kepolisian Resor (Polres) Baubau berhasil mengungkap fakta terkait kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum guru inisial LB (49) terhadap siswanya inisial LMA (14) di salah satu SMP di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (1/9/2022).

Kapolres Baubau AKBP Erwin Pratomo mengatakan bahwa LB tega menganiaya LMA menggunakan rotan hanya karena korban tidak bisa menjelaskan secara detail materi pelajaran.

“Motifnya, yaitu karena korban disuruh maju untuk menjelaskan pelajaran tentang samudra (mata pelajaran IPS) oleh pelaku. Namun, karena korban menjelaskan kurang lengkap, sehingga diluruskan dan dibenarkan oleh pelaku. Setelah itu, LB langsung melakukan penganiayaan terhadap korban dengan cara memukul belakangnya menggunakan rotan sebanyak enam kali,” ujar AKBP Erwin kepada Kendariinfo.

Kondisi siswa SMP di Baubau usai dianiaya gurunya.
Kondisi siswa SMP di Baubau usai dianiaya gurunya. Foto: Istimewa.

Akibat penganiayaan itu, belakang korban mengalami memar dan tampak kemerahan bekas pukulan rotan. Polisi berpangkat dua melatih itu menuturkan, dari hasil pendalaman yang dilakukan oleh penyidik kepolisian, ditemukan juga fakta lainnya bahwa selain korban, pelaku juga sering menganiaya siswa lainnya setiap memberikan pelajaran.

“Pelaku ini telah menganiaya 19 siswa lainnya. Ditambah dengan LMA yang melapor, jadi totalnya ada 20 orang,” tambahnya.

Erwin menyebut, kasus ini terungkap setelah orang tua LMA mengadukan guru tersebut di Polsek Sorawolio. Saat ini, polisi tengah mendalami alasan korban lainnya tidak melaporkan peristiwa itu ke polisi.

Baca Juga:  Pemprov Sultra Bangun Ekosistem Prestasi: Dari Reward hingga Pembinaan Siswa dengan IQ Tinggi

“Ini yang akan kami kembangkan dan dalami, apakah takut, ditekan atau sejenisnya,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, oknum guru di salah satu SMP di Kota Baubau inisial LB tega menganiaya siswanya LMA menggunakan rotan, Rabu (31/8). AKBP Erwin Pratomo menerangkan, penganiayaan itu terjadi saat korban datang ke sekolah.

“Awalnya, korban datang di sekolah seperti biasa sekitar pukul 07.00 WITA. Namun, 2 jam berada di sekolah, siswa tersebut pulang dan sampai di rumah pada pukul 09.00 WITA,” kata AKBP Erwin Pratomo, Kamis (1/9).

Keluarga korban yang tidak terima lalu memilih menempuh jalur hukum dengan melaporkan pelaku ke polisi, Rabu (31/8). Esoknya atau Kamis (1/9) pagi tadi, pelaku berhasil diringkus polisi.

Oknum Guru SMP di Baubau Aniaya Siswanya Pakai Rotan

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten