Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Crime

Polresta Kendari Tangkap Pelaku yang Diduga Keroyok Pelajar Depan Kafe

Polresta Kendari Tangkap Pelaku yang Diduga Keroyok Pelajar Depan Kafe
Pelajar berinisial MA (17) yang diduga mengeroyok korban inisial B saat ditangkap Buser 77 Polresta Kendari. Foto: Istimewa.

Kendari – Tim Buser 77 Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Kendari menangkap seorang pelajar berinisial MA (17) yang diduga mengeroyok pelajar lainnya di depan Kafe Tuantana, Jalan Pasaeno, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. MA ditangkap pada Rabu (24/9/2025) sekitar pukul 15.00 Wita.

Penangkapan dilakukan berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/294/IX/2025/SPKT/POLRES KENDARI/POLDA SULAWESI TENGGARA dan Surat Perintah Penangkapan Nomor: SP.Kap/248/IX/2025/Satreskrim.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, mengatakan pelaku MA ditangkap di salah satu bengkel di Jalan Sorumba, Kelurahan Wowawanggu, Kecamatan Kadia.

“Pelaku telah kami amankan dan saat ini dititipkan di piket reskrim untuk pemeriksaan lebih lanjut. Tim juga masih melakukan pengembangan terhadap pelaku lainnya,” ujarnya, Minggu (28/9).

Saat diinterogasi, pelaku MA mengakui terlibat pengeroyokan tersebut bersama rekan-rekannya. Ia mengaku menendang paha korban satu kali hingga terjatuh dan memukul wajah korban satu kali. Aksi itu dilakukannya karena merasa tersinggung setelah korban menarik tas miliknya saat hendak pergi meninggalkan lokasi.

Peristiwa kekerasan tersebut terjadi pada Jumat (8/8) sekitar pukul 13.00 Wita. Saat itu korban, pelajar berinisial B, sedang menunggu temannya di depan Kafe Tuantana. Tiba-tiba sekelompok pelajar STM (SMKN 2 Kendari) datang dan salah satu di antaranya mengajak rekan-rekannya untuk memukul korban.

Korban kemudian dikeroyok menggunakan tangan dan kaki hingga terjatuh. Korban juga ditendang secara bergantian pada bagian dada, mulut, dan wajah sehingga mengalami luka-luka, termasuk bibir pecah, gigi patah, dan tangan terluka.

Baca Juga:  Upaya Penginternasionalan Bahasa Indonesia, KBST Lakukan Diseminasi Program BIPA di Kolaka

“Berdasarkan hasil visum, korban mengalami patah pada gigi bagian atas serta bengkak pada bibir atas dan bawah,” bebernya.

Polisi masih mengusut keberadaan pelaku lainnya yang ikut serta dalam pengeroyokan tersebut.

“Kami terus mengembangkan kasus ini untuk menangkap pelaku lainnya,” pungkasnya.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten