Pria Konsel Ngamuk di SPBU Landono, Manajer Dipukul dan Ayah Rekannya Kena Bacokan

Konawe Selatan – Sejumlah pria mengamuk di SPBU Landono, Desa Amotowo, Kecamatan Landono, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 18.00 Wita. Salah seorang pelaku marah karena hendak meminta diisikan kembali bahan bakar minyak (BBM) yang diinginkannya.
Kapolsek Landono, Ipda Khailullah, mengatakan dalam insiden tersebut, Manajer SPBU, Tasdik Perdinan, dipukul oleh orang tak dikenal (OTK), sementara ayah salah satu pelaku, Firdaus Toba, mengalami luka akibat sabetan senjata tajam saat berusaha melerai keributan.
“Benar, telah terjadi dugaan tindak pidana penganiayaan di SPBU Landono,” kata Khailullah kepada Kendariinfo, Senin (7/9).
Khailullah menjelaskan, kejadian bermula saat pelaku bernama Risman bersama Andre dan temannya datang ke kantor SPBU Landono untuk menemui Tasdik Perdinan. Risman datang dalam kondisi marah dan meminta agar kembali diisikan BBM jenis solar.
“Awalnya yang bersangkutan (Risman) datang bersama dua orang temannya (Andre) dan meminta agar diisikan lagi BBM jenis solar. Saat itu difasilitasi oleh pegawai sehingga tidak terjadi keributan,” ujarnya.
Namun, beberapa menit kemudian Risman kembali berteriak dan meminta agar manajer SPBU keluar dari kantor. Saat manajer keluar, Firdaus yang diketahui merupakan ayah Andre, berusaha menghalanginya agar tidak terjadi keributan.
“Beberapa menit kemudian Risman berteriak meminta manajer keluar. Saat manajer keluar, dihalangi oleh Firdaus, kemudian terjadi keributan dan manajer dipukul mengenai bagian mata sebelah kanan,” jelasnya.
Keributan kembali memanas ketika Andre mengamuk dengan membawa sebilah parang. Andre kemudian menebaskan parang tersebut ke arah manajer SPBU, tetapi aksinya dihalangi Firdaus berujung mengalami luka bacokan.
“Andre mengamuk menggunakan sebilah parang dan menebaskan ke arah manajer. Firdaus menghalangi sehingga mengalami luka tebasan pada pergelangan kaki sebelah kiri,” katanya.
Akibat luka tersebut, Firdaus kemudian dirujuk ke RS Bahteramas Kendari untuk mendapatkan perawatan medis. Polisi masih menangani kasus tersebut dan melakukan penyelidikan terkait dugaan penganiayaan yang terjadi di SPBU Landono.





