Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Terkini

Pria NTT Ditemukan Meninggal Dalam Indekos di Kendari, Jenazahnya Telah Membusuk

Pria NTT Ditemukan Meninggal Dalam Indekos di Kendari, Jenazahnya Telah Membusuk
Personel Polresta Kendari melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di indekos pria asal NTT, Goodlife Ullu alias Ullu (39), yang ditemukan meninggal. Foto: Istimewa. (26/7/2022).

Kendari – Goodlife Ullu alias Ullu (39), pria asal Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dalam indekosnya di Jalan Brigjen M. Yoenus Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (26/7/2022) sekitar pukul 08.00 WITA. Saat ditemukan, jenazah Ullu telah membusuk.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Fitrayadi, mengatakan jenazah korban pertama kali ditemukan oleh rekan kerjanya, Ramli Jaya Putra (21). Ramli awalnya diminta oleh atasannya Yusuf (45) untuk mengecek keberadaan korban di indekosnya.

“Yusuf sempat menelepon korban karena sudah beberapa hari tidak masuk kerja, namun tidak ada jawaban. Akhirnya Yusuf meminta Ramli untuk mendatangi tempat korban, kebetulan mereka satu indekos,” kata Fitrayadi melalui keterangan resminya.

Saat Ramli tiba di depan indekos korban, dia melihat pintu kamar terkunci dari dalam. Ramli lalu mengetuk pintu indekos korban. Karena tidak ada respons, Ramli lalu mendobrak pintu indekos dan menemukan korban telah terbujur kaku.

“Karena tidak terkunci dari luar dan pintu tidak dibuka, sehingga Ramli berinisiatif mendobrak pintu kamar. Ketika pintu terbuka, Ramli langsung mencium bau menyengat dan melihat korban sudah meninggal dunia dengan kondisi terbujur kaku dan membusuk,” jelas Fitrayadi.

Fitrayadi mengungkapkan, pihaknya telah mendatangi lokasi, memeriksa saksi-saksi, dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Meski begitu, kepolisian akan melakukan penyelidikan lanjutan untuk mengetahui penyebab meninggalnya korban.

Baca Juga:  Wabup Kolut Tolak Rencana Sewa Kendaraan Dinas Rp1,7 Miliar untuk Pejabat

“Kami sudah mendatangi TKP dan memeriksa saksi-saksi. Sementara kita menunggu hasil visum dari RS Bhayangkara,” pungkasnya.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten